Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Budaya Gotong Royong di Banggai Kepulauan Terus Dirawat sebagai Perekat Silaturahim

Puluhan masyarakat bersama aparat TNI-Polri bergotong royong membuat tiang dan meratakan halaman masjid Al-Huda Desa Lobuton.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Dimas Adi Satriyo
TribunPalu.com/Handover
Masyarakat bersama aparat TNI-Polri bergotong royong membuat tiang masjid di Desa Lobuton, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Bangkep, pada Jumat (11/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGKEP - Budaya gotong royong di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah terus dirawat.

Budaya yang diwariskan para leluhur itu masih sangat relevan untuk menghilangkan sekat dan menjadi perekat dalam kehidupan masyarakat, sehingga terus dipertahankan.

Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Lobuton, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan.

Puluhan masyarakat bersama aparat TNI-Polri bergotong royong membuat tiang dan meratakan halaman masjid Al-Huda Desa Lobuton.

Baca juga: Jadi Korban Salah Tembak, Tim Pengacara Bakal Laporkan Kematian Qidam ke Pengadilan Internasional

Baca juga: Rapat Dengar Pendapat DPRD Soal Kasus Teror di Poso Digelar Tertutup, Ini Tanggapan Akademisi Untad

Baca juga: Bupati Banggai Mulai Menata Birokrasi, Dua Pimpinan OPD Diganti

Kasi Pemerintahan Kecamatan Totikum Selatan, Suaib Farid menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya dari TNI-Polri yang telah memprakarsai kegiatan kerja bakti ini.

"Inilah salah satu bentuk sinergitas TNI-Polri dan masyarakat," tuturnya.

Harapannya, gotong royong seperti ini dapat berkesinambungan guna mempererat silaturahim antara Aparat Negara dan masyarakat di desa.

Sementara itu, Danpos Totikum dan Totikum Selatan Koramil Salakan, Serma Ferry menyatakan, keterlibatan TNI pada kerja bakti ini untuk memotivasi kegotong royongan masyarakat sebagai budaya luhur Bangsa Indonesia dalam rangka menciptakan kondisi wilayah yang aman melalui pembinaan Kamtibmas. 

"Sinergitas TNI-Polri dan masyarakat yang telah terjalin dengan baik ini adalah sebagai bagian dari tugas Satuan Komando Kewilayahan di daerah dalam rangka mewujudkan pembinaan teritorial dengan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, selalu bergandengan tangan, dan juga selalu lebih dekat dengan masyarakat guna memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved