Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Jurus Jitu Bupati Sigi Mohamad Irwan Tuntaskan Konflik Agraria

Bupati Sigi Mohamad Irwan, menjadi pembicara dalam seminar daerah tentang reforma agraria Sulawesi Tengah di Hotel Santika Luwuk, Kabupaten Banggai.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/ASNAWI ZIKRI
Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapata saat menjadi pembicara dalam kegiatan seminar daerah di Hotel Santika Luwuk, Rabu (16/6/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Bupati Sigi Mohamad Irwan, menjadi pembicara dalam seminar daerah tentang reforma agraria Sulawesi Tengah di Hotel Santika Luwuk, Kabupaten Banggai, Rabu (16/6/2021) sore.

Bupati Sigi memaparkan pengalamannya dalam menyelesaikan masalah konflik agraria di daerahnya.

Dia menjelaskan, sebelum dirinya menjabat sebagai pimpinan daerah, tercatat ada 75 persen

kawasan hutan di Kabupaten Sigi.

Kawasan hutan itu terdiri dari hutan lindung dan hutan konservasi.

"Kawasan hutan ini tidak boleh diganggu dan dikelola. Klaim Negara sangat kuat dan sangat besar," kata dia.

Baca juga: Jadi Pembicara di Luwuk Banggai, Bupati Sigi Berbagi Tips Tuntaskan Konflik Agraria

Baca juga: Minibus Tarbakar di SPBU Tondo Palu, Lalulintas Sempat Macet

Sementara itu ada 25 persen di Kabupaten Sigi adalah kawasan budidaya, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, dan kehidupan masyarakat lainnya.

Problem saat itu adalah, sejumlah petani Sigi mengelola kawasan hutan lindung dan konservasi tersebut untuk ditanami coklat, dengan luas sekitar 10 hektare.

Akibatnya, petani dikejar-kejar oleh aparat, bahkan ada yang diproses tanpa jalur pengadilan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved