Apa Itu Bipolar? Cari Tau Penjelasan Lengkap, Tanda, dan Cara Mengatasinya
Mengenal penjelasan Gangguan Bipolar, tanda dan apa yang dialami orang dengan penderita Bipolar, serta bagaiamana cara meneyembuhkannya
TRIBUNPALU.COM - Istilah bipolar kerap kali terdengar dalam perbincangan sehari-hari.
Bipolar kerap kali dikaitkan dengan gangguan dalam kehidupan seseorang.
Penderita bipolar kerap kali merasakan naik turun suasana hati yang terjadi tanpa alasan.
Banyak orang salah kaprah, dan justru menyepelekan gangguan bipolar karena kemiripannya dengan ‘Mood Swings’ yang dialami semua orang.
Lalu, apa sebenarnya arti Gangguan Bipolar?
Bagaimana cara mengetahui bahwa seseorang tersebut terkena gangguan bipolar?
Dikutip melalui kanal YouTube Neuron, berikut adalah penjelasan lengkap mengenai Bipolar.
Baca juga: Mengenal Kebutuhan Manusia, Apa Itu Kebutuhan Primer, Sekunder dan Tersier? Ini Pengertiannya
Baca juga: Apa Itu KKB Papua? Ini Bedanya dengan Kelompok Separatis Bersenjata hingga Alasan KKB Dicap Teroris
Kita semua tentunya memahami naik turunnya hidup, terkadang hidup membawa kebahagiaan.
Dan lain waktu hidup membuat kita berduka.
Kebanyakan dari kita memahami alasan di balik naik turunnya suasana hati tersebut.
Namun penderita gangguan Bipolar mengalami suasana hati naik turun tanpa adanya alasan.
Gangguan bipolar adalah gangguan kesehatan jiwa yang menyebabkan perubahan mood, energi, dan konsentrasi secara tidak wajar.
Seseorang yang mengalami gangguan bipolar akan mengalami berganti-ganti fase suasana hati yang berlawanan.
Fase tersebut adalah fase mania dan fase depresi.
Fase-fase ini dapat berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan.
Fase Mania
Ketika mengalami fase mania, penderita bipolar akan merasa hiperaktif.
Ia akan berbicara lebih cepat dari biasanya, ingin melakukan banyak hal sekaligus, dan lebih nekat dalam mengambil keputusan.
Fase Depresi
Penderita bipolar akan merasakan lesu, berbicara sedikit, atau bahkan tidak berbicara sama sekali.
Mereka bahkan merasa kesulitan saat melakukan aktivitas biasa sekalipun, kehilangan motivasi untuk melakukan hal yang biasanya disukai.
Fase campuran
Beberapa orang bahkan mampu mengalami fase tersebut secara bersamaan.
Fase tersebut disebut fase campuran.
Dimana seseorang mengalami mania dan depresi secara bersamaan.
Seseorang penderita gangguan bipolar juga bisa mengalaminya meskipun tidak seintens seperti ganggguan bipolar pada umumnya.
Baca juga: Apa Itu Podcast? Simak Pengertian, Sejarah hingga Cara Mudah Membuat Podcast
Baca juga: Apa Itu Virus Corona Delta?Benarkah Lebih Mudah Menular?Cek Gejala Virus Corona Varian Delta Di Sini
Hal ini dikenal sebagai gangguan Hypomania.
Penderita Hypomania mampu menjalani kehidupan sehari-hari tanpa masalah.
Namun, perubahan moodnya hanya terliaht oleh kerabat dan teman dekat.
- Perbedaan Gangguan Bipolar dengan Mood Swings
Orang yang tidak mengalami penyakit kejiwaan akan mengalami perubahan perasaan dengan alasan yang jelas.
Depresi
Orang yang mengalami depresi akan mengalami fase depresi yang sangat rendah.
Yang sering kali terjadi tanpa alasan tertentu.
Bipolar tipe 1
Mengalami perubahan mood yang sangat kontras, dengan fase mania paling sebentar satu minggu.
Dan fase depresi berlangsung setidaknya dua minggu.
Bipolar tipe 2
Mirip dengan bipolar tipe 1, perbedaan nya fase mania diganti dengan fase Hypomania paling sebentar 4 hari.
Sitklotimia
Bersifat seperti sebuah siklus.
Mengalami fase hypomania dan fase depesi yang walaupun tidak seintens tipe 1 dan 2.
Namun, berlangsung lebih lama.
Yaitu hingga dua tahun.
Penyebab Gangguan Bipolar
Sama seperti gangguan kejiwaan lainnya.
Bipolar terjadi tidak diketahui penyebabnya.
Salah satu faktor terbesarnya timbulnya gangguan ini adalah keturunan.
Karena gangguan bipolar merupakan gangguan dengan kondisi kronis, dengan kata lain tidak dapat disembuhkan.
Perawatan dini serta pengobatan sangat dibutuhkan untuk menekan gejala-gejala seorang penderit bipolar.
Apabila tidak dirawat fase mania dapat berlangsung selama 3-6 bulan.
Dan fase depresi akan berlangsung elama 6-12 bulan.
Gangguan bipolar merupakan salah satu contoh gangguan kejiwaan yang walaupun tidak kasat mata tetapi bisa berakibat fatal jika diabaikan.
Dengan adanya lingkungan yang supportif dan bantuan perawatan medis, dan perawatan yang konsisen, semua gelombang yang dihadapinya bisa dihadapi dengan lebih mudah.
(TribunPalu.com/DindaNalifa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/bipolar-gangguan.jpg)