Panduan Belajar dari Rumah & Jadwal Senin 21 Juni 2021, SD Kelas 1 Belajar Proses terjadinya Pelangi

Saat hujan reda, Panji melihat pelangi di luar jendela. Panji pun bertanya kepada Ibu mengenai bagaimana proses terbentuknya pelangi.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Imam Saputro
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Panduan Belajar dari Rumah & Jadwal Senin 21 Juni 2021, SD Kelas 1 Belajar Proses terjadinya Pelangi 

TRIBUNPALU.COM - Panduan Belajar, jadwal, dan link live streaming , Belajar dari Rumah Senin 21 Juni 2021, murid SD Kelas 1 belajar Proses terjadinya Pelangi.

Saat hujan reda, Panji melihat pelangi di luar jendela. Panji pun bertanya kepada Ibu mengenai bagaimana proses terbentuknya pelangi.

Apakah dari gelembung sabun yang sering kita buat lalu gelembung itu berkumpul di langit dan menjadi besar? Ternyata bukan.

Ada berapa warna pelangi? Ibu lalu mengajak Panji membuat pelangi di rumah menggunakan gelas, cermin dan senter.

Rumah merupakan program sebagai alternatif belajar di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Untuk jadwal lengkap Belajar dari Rumah untuk Jumat 18 Juni 2021 akan tayang di bagian artikel ini.

Selain ditayangkan di TV Edukasi , Belajar dari Rumah juga bisa disaksikan secara live streaming.

(Link live streaming akan tersedia di bagian bawah artikel ini)

Dikutip dari jadwal yang diterbitkan Kemendikbud, berikut jadwal Belajar dari Rumah untuk Senin 21 Juni 2021:

PAUD, 08.00 - 08.30 WIB: Bermain Huruf

SD Kelas 1, 08.30 - 09.00 WIB: Proses terjadinya Pelangi

SD Kelas 2, 09.00 - 09.30 WIB: Ciri-ciri Pelangi

SD Kelas 3, 09.30 - 10.00 WIB: Pelangi jangan sembunyi

SD Kelas 4, 10.00 - 10.30 WIB: Benih untuk Masa Depan

SD Kelas 5, 10.30 - 11.00 WIB: Mengapa Berhemat dan Cara Hemat Energi

SD Kelas 6, 11.00 - 11.30 WIB: Pesan untuk Masa Lalu

*Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyiaran dan Kemendikbud. Perubahan jadwal akan diinformasikan lebih lanjut.

Link live streaming Belajar dari Rumah

Selain melalui TVRI, Belajar dari Rumah juga bisa disaksikan di live streaming di ponsel atau gawai (gadget) masing-masing.

Panduan belajar bagi siswa

SD Kelas 1

Saat hujan reda, Panji melihat pelangi di luar jendela. Panji pun bertanya kepada Ibu mengenai bagaimana proses terbentuknya pelangi.

Apakah dari gelembung sabun yang sering kita buat lalu gelembung itu berkumpul di langit dan menjadi besar? Ternyata bukan.

Ada berapa warna pelangi? Ibu lalu mengajak Panji membuat pelangi di rumah menggunakan gelas, cermin dan senter.

Kita juga akan membaca buku berjudul “Anna dan Sapu Pelangi” dan membaca BALIMA bersama-sama.

Panji juga akan belajar pola dua warna dan tiga warna, serta membuat perkiraan jumlah penjumlahan dua bilangan.

SD Kelas 2

Teman-teman tahu bagaimana ciri-ciri pelangi? Ayo cari tahu apa saja ciri-ciri pelangi melalui cerita dalam bacaan “Ciri-Ciri Pelangi”.

Kemudian, Ayah meminta Jingga membaca lima kata (BALIMA) serta menemukan kosakata baru, yaitu: Punya, Malam, Tentang, Ya, dan Apakah.

Jingga lalu membuat perkiraan tentang berat maksimum bendabenda pada Intuisi Bilangan.

Pada Konsep Matematika, ia belajar tentang pola warna. Di akhir sesi, Nila memberikan Proyek Akhir Minggu, yakni percobaan membuat pelangi.

SD Kelas 3

Dodi bingung apakah pelangi itu benar-benar ada atau tidak, karena dia belum pernah melihat pelangi.

Kak Jo membenarkan bahwa pelangi benar-benar ada. Kemudian, ia mengajak Dodi dan Shinta membaca buku berjudul “Ciri–Ciri Pelangi” dan membaca BALIMA: Atas, Hari, Akan, Orang, dan Semua.

Dodi lalu mencoba menggabungkan lilin mengikuti warna pelangi, tetapi ternyata warna pelangi harus sesuai polanya, yaitu me-jiku-hi-bi-ni-u! Hm… pasti kalian juga baru tahu kan?

SD Kelas 4

Kak Zara sedang merawat tanamannya, dan menjelaskan pada Rio bahwa tanaman menghasilkan oksigen untuk kita bernapas.

Kak Zara lalu mengajak Rio membaca buku cerita fiksi bertajuk “Tim dan Bibit Tumbuhan”. Melalui bahan bacaan tersebut, Kak Zara mengajak Rio berdiskusi mengenai tanaman dan energi alternatif serta mempelajari kosakata baru: Respirator, Stoples, dan Benih.

Selain itu, Kak Zara dan Rio juga akan mengajak teman-teman di rumah untuk bermain teka-teki silang. Penasaran kan ingin melihat keseruan mereka? Yuk, jangan lewatkan episode ini!

SD Kelas 5

Kak Evan mengajak teman-teman menyimak kisah tentang Abece, yang hidup pada tahun 2220. Pada saat itu Abece dan penduduk lain kesulitan mencari lokasi sumber air.

Itukah gambaran Indonesia di masa depan? Kak Evan lalu meminta teman-teman menulis surat untuk penduduk pada tahun 2220, dan berlatih menggunakan katakata baru dari bacaan tersebut: Detektor, Sinyal, dan Wabah.

Pada segmen numerasi, kalian akan belajar tentang barisan bilangan Fibonacci.

Proyek minggu ini adalah membuat poster tentang hemat energi dan memulainya dengan menentukan judul poster yang menarik serta menyiapkan bahan-bahannya.

SD Kelas 6

Ayah Lux menjelaskan tentang manusia yang selama ini menghambur-hamburkan persediaan minyak bumi.

Padahal, minyak bumi adalah sumber energi yang tidak dapat diperbarui. Akibatnya, Lux dan semua orang yang hidup pada tahun 2220 harus menghemat listrik.

Ayah lalu menjelaskan cara mengetahui tarif dasar listrik tiap golongan, mengestimasi waktu penggunaan peralatan listrik di rumah, dan menghitung persentase penghematan energi listrik yang dilakukan di rumah.

Wah, menarik sekali pengalaman Lux di masa depan ini, ya! Mari kita simak bersama!

(TribunPalu.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved