Apa Itu Migrain? Berikut Penjelasan, Gejala, serta Penyebab
Ternyata sakit migrain tidak bisa dianggap remeh. Oleh karena itu simak penjelasan, gejala, hingga penyebabnya.
TRIBUNPALU.COM - Migrain atau sakit kepala sebelah kerap menimpa beberapa orang.
Ternyata sakit migrain tidak bisa dianggap remeh, oleh karena itu simak penjelasan, gejala, hingga penyebabnya.
Lalu apa sebenarnya pengertian dari migrain menurut medis?
Dikutip dari healthline migrain adalah kondisi neurologis yang dapat menyebabkan banyak gejala.
Ini sering ditandai dengan sakit kepala yang intens dan melemahkan.
Gejala mungkin termasuk mual, muntah, kesulitan berbicara, mati rasa atau kesemutan, dan kepekaan terhadap cahaya dan suara.
Migrain sering terjadi dalam keluarga dan mempengaruhi segala usia.
Diagnosis sakit kepala migrain ditentukan berdasarkan riwayat klinis, gejala yang dilaporkan, dan dengan mengesampingkan penyebab lain.
Baca juga: Apa Itu Deja Vu? Cari Tau Penjelasan, Penyebab, dan Bahayanya Disini!
Baca juga: Ketahui Apa Itu Salty, Bahasa Gaul Anak Kekinian yang Populer di Media Sosial
Migrain dapat dimulai pada masa kanak-kanak atau mungkin tidak terjadi sampai awal masa dewasa.
Wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk mengalami migrain.
Riwayat keluarga adalah salah satu faktor risiko paling umum untuk mengalami migrain.
Migrain berbeda dengan sakit kepala lainnya.
Gejala Migrain
Gejala migrain dapat dimulai satu hingga dua hari sebelum sakit kepala itu sendiri.
Ini dikenal sebagai tahap prodromal. Gejala selama tahap ini dapat meliputi:
- mengidam makanan.
- depresi.
- kelelahan atau energi rendah.
- sering menguap.
- hiperaktif.
- sifat lekas marah.
- leher kaku.
Baca juga: Apa Itu Quarter Life Crisis? Fenomena yang Dialami Pada Usia Sekitar 25 Tahun
Baca juga: Apa Itu Bipolar? Cari Tau Penjelasan Lengkap, Tanda, dan Cara Mengatasinya
Pada migrain dengan aura, aura terjadi setelah tahap prodromal.
Selama aura, Anda mungkin memiliki masalah dengan penglihatan, sensasi, gerakan, dan ucapan Anda.
Contoh masalah tersebut antara lain:
- kesulitan berbicara dengan jelas.
- merasakan sensasi tertusuk atau kesemutan di wajah, lengan, atau kaki Anda.
- melihat bentuk, kilatan cahaya, atau titik terang
kehilangan penglihatan untuk sementara.
Fase berikutnya dikenal sebagai fase serangan.
Ini adalah fase paling akut atau parah ketika rasa sakit migrain sebenarnya terjadi.
Pada beberapa orang, ini bisa tumpang tindih atau terjadi selama aura.
Gejala fase serangan dapat berlangsung dari jam ke hari.
Gejala migrain dapat bervariasi dari orang ke orang.
Beberapa gejala mungkin termasuk:
- Peningkatan kepekaan terhadap cahaya dan suara.
- Mual.
- Pusing atau merasa pingsan.
- Rasa sakit di satu sisi kepala Anda, baik di sisi kiri, sisi kanan, depan, atau belakang, atau di pelipis Anda.
- Sakit kepala berdenyut dan berdenyut.
- Muntah.
Baca juga: Apa Itu Podcast? Simak Pengertian, Sejarah hingga Cara Mudah Membuat Podcast
Baca juga: Apa Itu Virus Corona Delta?Benarkah Lebih Mudah Menular?Cek Gejala Virus Corona Varian Delta Di Sini
Setelah fase serangan, seseorang akan sering mengalami fase postdrome.
Selama fase ini, biasanya terjadi perubahan mood dan perasaan.
Ini bisa berkisar dari perasaan euforia dan sangat bahagia, hingga merasa sangat lelah dan apatis.
Sakit kepala ringan dan tumpul dapat bertahan.
Sakit migrain biasanya seperti sakit tumpul parah dan stabil.
Rasa sakitnya mulai ringan, tetapi tanpa pengobatan akan menjadi sedang hingga parah.
Nyeri migrain paling sering menyerang area dahi.
Biasanya di satu sisi kepala, tetapi bisa terjadi di kedua sisi, atau bergeser.
Kebanyakan migrain berlangsung sekitar 4 jam.
Jika mereka tidak diobati atau tidak menanggapi pengobatan, mereka dapat bertahan selama 72 jam hingga seminggu.
Pada migrain dengan aura, nyeri mungkin tumpang tindih dengan aura atau mungkin tidak pernah terjadi sama sekali.
Obat Migrain
Anda dapat mencoba beberapa hal di rumah yang juga dapat membantu mengatasi rasa sakit akibat migrain Anda:
- Berbaring di ruangan yang tenang dan gelap.
- Pijat kulit kepala atau pelipis Anda.
- Letakkan kain dingin di atas dahi atau di belakang leher Anda.
(TribunPalu/Nuri Dwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/pria-yang-mengalami-sakit-kepala.jpg)