Sigi Hari Ini

Tak Lama Lagi, Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Sigi Beroperasi

Afit sendiri menjabat Kepala DLH Sigi sejak 2017 dan hingga kini terus berupaya Kabupaten Sigi memiliki TPA sendiri.

Penulis: Moh Salam | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/SALAM
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sigi Afit Lamakarate 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kabupaten Sigi dalam waktu dekat akan meresmikan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

TPA sampah itu berlokasi di Desa Ngatabaru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sigi Afit Lamakarate menyebutkan, pembangunan TPA berkat kerja sama Pemkab dan Balai Prasarana Kementerian PUPR.

"Dalam waktu dekat bupati dan teman-teman PUPR akan meresmikan tempat itu," kata Afit saat ditemui TribunPalu.com, Selasa (22/6/2021).

Afit sendiri menjabat Kepala DLH Sigi sejak 2017 dan hingga kini terus berupaya Kabupaten Sigi memiliki TPA sendiri.

"Butuh proseslah untuk membangun dan mendapatkan dana guna membangun TPA karena membangun itu biayanya besar," ujarnya. 

Baca juga: Jurus Jitu Bupati Sigi Mohamad Irwan Tuntaskan Konflik Agraria

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kominfo Sigi itu juga menjelaskan, di TPA Ngatabaru itu sudah ada aktivitas pembuangan sampah namun belum sampai ke dalam bak yang disediakan.

"Ini sudah mulai dibuang disana tapi belum di dalam baknya, yah memang volume sampah masyarakat Sigi belum sebanyak Kota Palu, mungkin sudah sama dengan Palu hanya sampah terangkut belum sepenuhnya," jelas Afit Lamakarate.

Afit menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sigi memiliki lima armada pengangkut sampah, 17 bak sampah yang masih berfungsi dengan baik.

"Kami masih memiliki lima armada, enam sebenarnya cuma 1 unit rusak serta ada 17 bak dan itu masih sangat sedikit," kata Afit.

Baca juga: Bupati Irwan Borong Sarung Travelling Karya Disabilitas Intelektual di Sigi

Dia berharap, beberapa bulan ke depan akan ada tambahan armada pengangkut sampah sehingga penanganan limbah rumah tangga di Sigi juga dapat teratasi maksimal.

"Mudah-mudahan dalam 1 bulan ke depan akan ada tambahan empat mobil lagi dengan 2 model amrol dan 2 lagi model dam truk serta tambahan bak sekitar lima hingga enam unit," detail Afit.

Pria Kelahiran 30 Maret 1979 tersebut menyebutkan, tambahan armada untuk DLH bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 

"Itu semua bukan dari APBD, Alhamdulillah selama saya di DLH, tidak ada di pikiranku menggunakan APBD karena fiskal didaerah ini rendah," ucap Afit.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved