11 Hari Perang Hamas dan Israel, Warga Palestina Kini Hadapi Kesulitan Baru: Semuanya Hancur
Warga Palestina kini hadapi kesulitan baru setelah perang 11 hari Hamas dan Israel pecah bulan lalu.
TRIBUNPALU.COM - Warga Palestina kini hadapi kesulitan baru setelah perang 11 hari Hamas dan Israel pecah bulan lalu.
Tercatat sudah empat kali serangan mematikan Israel meluluhlantakkan wilayah Palestina dalam 12 tahun terakhir.
Salah satu serangan paling mematikan terjadi pada bulan lalu, dalam perang 11 hari Hamas dan Israel.
Kerugian besar dialami warga Palestina karena rusaknya gedung milik pribadi maupun fasilitas umum.
Kehancuran itu telah memaksa warga Palestina untuk melakukan pembangunan ulang rumah-rumah mereka yang hancur.
Tercatat 1.149 unit perumahan dan bangunan komersial hancur dalam serangan 11 hari kemarin.
Roket-roket kiriman Israel juga merusak 15.000 bangunan lainnya.
Bahkan 100.000 warga sipil terpaksa mengungsi ke gedung-gedung sekolah yang dikelola PBB dan komunitas lainnya.
Baca juga: Baca Surah Al Kahfi Baiknya di hari Jumat? Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya? Ini Kata Ustaz
Baca juga: 4 Akar Masalah Munculnya Aksi Kekerasan KKB Papua, Teror Tak Terjadi di Semua Wilayah
Baca juga: Panduan & Jadwal Belajar dari Rumah Kamis 24 Juni 2021,Murid SD belajar Bagaimana Pelangi Terbentuk?
Melansir Al Jazeera, bagi banyak orang yang selamat dari perang Israel-Palestina, ini bukan pertama kalinya mereka terpaksa mencari perlindungan sementara dan harus menghadapi pembangunan ulang yang memakan biaya mahal.
Ramez al-Masri (39) menuturkan dalam sekejap mata ia kehilangan rumah dua lantai untuk kedua kalinya pada Mei kemarin.
Pada 14 Mei sekitar pukul 03.00 waktu setempat, salah satu tetangga al-Masri menerima telepon dari militer Israel yang memerintahkan agar semua orang di sekitarnya mengungsi.
"Pada waktu larut malam itu, tetangga saya menelepon hanya untuk memberi tahu tentang peringatan itu," kata al-Masri.
"Sebelum evakuasi, saya bergegas ke kamar untuk mengambil tas yang menyimpan barang-barang (vital) kami," tuturnya.
"Dengan histeris, kami melarikan diri ke rumah sakit terdekat untuk mencari keselamatan. Kami tinggal di sana sampai subuh."
Semuanya Hancur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/asap-mengepul-dari-serangan-udara-israel-di-kompleks-hanadi-di-kota-gaza.jpg)