Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Jalan Penghubung 2 Kecamatan di Banggai Amblas, Warga Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

Jalan penghubung dua kecamatan amblas saat wilayah tersebut diguyur hujan berintensitas tinggi.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
handover
Jalan yang menghubungkan Desa Sumber Mulya, Kecamatan Simpang Raya dan Desa Saiti Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, amblas dan terputus. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Jalan yang menghubungkan Desa Sumber Mulya, Kecamatan Simpang Raya dan Desa Saiti Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, amblas dan terputus.

Jalan penghubung dua kecamatan amblas saat wilayah tersebut diguyur hujan berintensitas tinggi.

Kapolsek Bunta Iptu Nanabg Afrioko menyebutkan, jalan itu putus, Minggu (27/6/2021), sekitar pukul 16.30 Wita.

"Penyebab terputusnya jalan tersebut dikarenakan tergerusnya jalan akibat curah hujan tinggi yang terjadi Minggu siang pukul 14.00 Wita di wilayah Kecamatan Simpang Raya," jelas Nanang, Senin (28/6/2021).

Jalan amblas selebar 4 meter, panjang 6 meter, dan kedalaman 3 meter.

Baca juga: Arti Kata Membagongkan, Bahasa Gaul yang Kerap Digunakan Anak Muda di Media Sosial

Baca juga: BNN Kota Palu Harap Perda P4GN Bisa Segera Terealisasikan

Jalan yang menghubungkan Desa Sumber Mulya, Kecamatan Simpang Raya dan Desa Saiti Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, amblas dan terputus.
Jalan yang menghubungkan Desa Sumber Mulya, Kecamatan Simpang Raya dan Desa Saiti Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, amblas dan terputus. (handover)

Akibat peristiwa itu, arus lalulintas di jalan penghubung Desa Sumber Mulya menuju Saiti itupun terganggu.

Meski begitu, kata Nanang, pihaknya bersama masyarakat dan pemerintah desa setempat langsung berkoordinasi untuk mendatangkan alat berat eksavator agar segera membuat jembatan darurat.

Jembatan darurat yang terbuat dari batang pohon kelapa telah selesai dikerjakan dan kendaraan roda dua dan roda empat sudah bisa melintas.

"Sekarang sudah bisa dilalui, tapi harus hati-hati," ucap Nanang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved