Tips Kesehatan
Kenapa Bisa Perut Nyeri Saat Menstruasi? Tanda Ada Kista dalam Rahim, Ini Cara Mengatasinya
Kenapa Bisa Perut Terasa Nyeri Saat Menstruasi? Bisa jasi tanda adanya Kista yang tersisa setelah ovulasi yang dapat menyebabkan rasa sakit.
TRIBUNPALU.COM - Wanita pada umumnya saat sedang menstruasi pasti mengalami nyeri Haid atau kram perut.
nyeri Haid atau Dismonere bisa disebabkan oleh banyak hal.
Namun nyeri Haid yang muncul tak tertahankan dan tak kunjung hilang perlu diwaspadai karena bisa saja menjadi tanda adanya penyakit.
Sebagian Wanita tidak begitu mempermasalahkan nyeri di perut bagian bawah ini, sehingga masih bisa beraktifitas seperti biasanya.
Tetapi ada juga beberapa Wanita yang tidak mampu menahan rasa sakit sehingga aktifitasnya terganggu.
Dikutip dari Alodokter, ada beberapa faktor yang beresiko membuat Wanita mengalami nyeri Haid parah, yaitu:
- Berusia di bawah 30 tahun
- Riwayat menstruasi pertama kali saat berusia 11 tahun atau lebih awal
- Menorrhagia
- Perdarahan berlebihan selama menstruasi (metrorrhagia)
- Riwayat keluhan nyeri Haid parah di keluarga
- Berat badan berlebih atau kurang
- Kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol
Ilustrasi haid, menstruasi.(SHUTTERSTOCK)
Kenapa Bisa Perut Nyeri Saat Menstruasi?
Berikut penyebab kram perut saat haid:
Kontraksi otot pada rahim
Saat Wanita sedang menstruasi, akan terjadi peluruhan pada dinding rahim dan akan berkontaksi lebih kuat untuk mengeluarkan sel telur yang tidak dibuahi.
Kontraksi inilah yang dapat memberik tekanan pada pembuuh darah yang mengelilingi rahim.
Hal ini terjadi untuk memutus suplai darah dan oksigen ke rahim.
Kondisi ini lah yang menyebabkan perut terasa sakit. karena jaringan rahim melepaskan bahan kimia seperti protaglandin.
Setelah menstruasi selesai, jumlah prostaglandin akan berkurang, sehingga nyeri Haid dan gejala lainnya pun bisa mereda dengan sendirinya.
Infeksi saluran kemih (ISK)
Infeksi saluran kemih dan infeksi kandung kemih terkadang dapat menyebabkan rasa sakit di perut.
Endometriosis
Nyeri adalah gejala umum dari kondisi endometriosis, dimana ini terjadi ketika jaringan yang melapisi rahim mulai tumbuh di luar rahim. Ini sering menyebabkan periode haid yang sangat menyakitkan bagi banyak Wanita, tetapi rasa sakitnya juga bisa mulai beberapa hari sebelumnya.
Adenomyosis
Adenomyosis terjadi ketika jaringan endometrium dari lapisan rahim mulai tumbuh ke dinding rahim. Kondisi ini tidak selalu menimbulkan rasa sakit. Tetapi beberapa Wanita mengalami nyeri tajam di perut mereka selama menstruasi, dan beberapa juga mengalami nyeri panggul kronis yang bisa terasa seperti kram.
Fibroid
Fibroid adalah pertumbuhan jaringan otot rahim yang berkembang di dinding rahim. Fibroid biasanya jinak, tetapi juga dapat menyebabkan rasa sakit dan kram.
Sembelit
Kram atau nyeri tajam di perut kita juga bisa menjadi tanda bahwa kita sedang mengalami sembelit. Jika kita juga merasa kembung, selain kram, ini bisa menjadi petunjuk bahwa kita sedang sembelit.
Kram pasca-coital
Jika baru saja berhubungan seks, bisa saja ini membuat beberapa otot atau ligamen tertarik, lalu ini dapat menyebabkan kram atau nyeri di panggul atau vagina. Selain itu, kemungkinan kita juga bisa mengalami kram setelah orgasme.
Kista
Kista yang tersisa setelah ovulasi dapat menyebabkan rasa sakit. Jika kista mulai mengeluarkan cairan dan sembuh secara alami, cairan dari kista dapat menyebabkan kram atau ketidaknyamanan panggul.
Kram awal kehamilan
Meski wal kehamilan sering tidak disadari, tapi perlu diketahui bahwa kram yang kita rasakan sebelum menstruasi bisa saja menjadi tanda awal kehamilan jika kita berhubungan seksual tanpa kontrasepsi. Kram ringan cukup normal pada trimester pertama dan kedua. Tetapi jika rasa sakitnya tiba-tiba semakin memburuk, maka segera hubungi dokter.
Cara mengatasi sakit perut haid
Perut sakit saat haid dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Wanita bisa menjajal beberapa cara meredakan sakit perut saat haid berikut:
- Menggunakan bantalan pemanas atau koyo haid di area panggul atau punggung
- Mandi air hangat Olahraga secara teratur
- Makan makanan bergizi yang mengandung vitamin B6, B1, E, asam lemak omega3, kalsium, dan magnesium
- Latihan teknik relaksasi atau yoga
- Minum obat antiperadangan sebelum haid
- Tidur dengan posisi lutut ditekuk
- Mengurangi asupan garam, alkohol, kafein, dan gula
- Apabila perut sakit saat haid terasa sangat mengganggu, Anda perlu berkonsultasi ke dokter.
- Terutama jika disertai gejala demam, nyeri panggul parah, nyeri tiba-tiba, dan area keWanitaan berbau tak sedap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustasi-kram-perus-saat-menstruasi.jpg)