Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Jokowi Tak Lakukan Lockdown Meski Indonesia Diambang Tragedi Kemanusiaan, UGM: Mabuk Politik

Nyawa manusia semestinya jadi pertimbangan utama di antara angka statistik pertumbuhan ekonomi dan kepentingan politik. sektor kesehatan perlu lebih

Editor: Putri Safitri
Shutterstock/pixfly via TribunJogja.com
ILUSTRASI new normal di tengah pandemi virus corona Covid-19. 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Rimawan Pradiptyo, menyayangkan masih munculnya perdebatan soal sektor mana yang harus diprioritaskan, Kesehatan atau ekonomi.

Padahal, pandemi ini telah berlangsung selama 16 bulan.

Ia mengingatkan, jangan sampai penanganan pandemi melibatkan kepentingan Politik dan melupakan aspek kemanusiaan.

“Ini situasinya memang genting. Sejak awal kami sudah menyuarakan jangan ada Politik, karena kalau mabuk Politik pandeminya malah enggak selesai,” ujar Rimawan saat dihubungi, Kompas.com, Minggu (27/6/2021).

Penambahan kasus COVID-19 tercatat paling tinggi di dunia, yakni 21.342 orang, akhir pekan lalu.

Angka kematian mencapai 409 orang dalam sehari, terbanyak kedua setelah Rusia 599 orang.

Jumlah penambahan kasus ini tertinggi selama pandemi di Indonesia.

Pemerintah didesak bersikap lebih tegas mengatasi lonjakan kasus.

Indonesia diambang tragedi kemanusiaan.

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dinilai tidak akan efektif.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved