Parimo Hari Ini
Direktur Poltekes RI Dukung Terobosan Bupati Parimo Terkait Pendidikan Kesehatan
Direktur Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan (Kememkes) RI Nasrul, mendukung penuh terobosan Bupati Parigi Moutong.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam
TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Direktur Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Nasrul, mendukung penuh terobosan Bupati Parigi Moutong untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan kesehatan.
Hal itu diutarakan Direktur Poltekes Kemenkes RI Nasrul, Kamis (8/7/2021).
Kata Nasrul, ada tiga proses jangka waktu yang akan ditempuh dalam pengembangan Politeknik Kesehatan di Parigi Moutong, antara lain proses jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
Untuk proses jangka pendek, Poltekes Palu bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Rumah Sakit Raja Tombolotutu, yaitu kegiatan praktek mahasiswa NARS atau mahasiswa yang telah menempuh Sarjana Tarapan.
"Program ini sudah berjalan dari Januari 2021," ungkap Nasrul.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Jumat 9 Juli 2021: Banten-Bali Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Disertai Petir
Baca juga: Kuliner Coto Makassar Murah Meriah di Kota Palu, Gratis Es Jeruk dan Jus Sirsak
Baca juga: Direktur Poltekes Kemeskes di Palu Tinjau Lokasi Persiapan Kampus Poltekes Parimo
Menurutnya, sangat dibutuhkan kelengkapan dosen dan Kurikulum memadai di Poltekes di Parimo mendatang.
Untuk Kurikulum dan lainnya seperti, akte Analisis Laboratorium medik dengan beberapa program studi sesuai dengan Kebutuhan Pemerintah Kabupaten Parimo.
Lanjut Nasrul, untuk lokasi pembagunan Poltekes Kesehatan di Parigi Moutong sesuai hasil survei dilapangan, sangat memungkinkan karena diatas rata-rata dua hektare.
"Kami akan analisis tempatnya. Saya kira semua lokasi yang kami survei semuanya punya kelebihan masing-masing," sebut Nasrul.
Direktur Poltekes Kemenkes itu menyebutkan, yang harus menjadi pertimbangan adalah akses lokasi agar bisa dijangkau, sehingga adanya perputaran ekonomi disekitar kampus tersebut.
"Lokasi kampus nantinya dekat dengan pemukiman warga. Paling tidak bisa menguntungkan bagi masyarakat dan memudahkan mahasiswa itu sendiri," tuturnya.
Sedangkan untuk sarana dan prasarana kata Nasrul, bisa disiapkan oleh Pemda Parimo bisa juga disiapkan oleh Poltekes Palu, dengan mengutamakan lahannya.
Kementerian Kesehatan mendukung penuh terobosan Pemda tersebut, karena Parigi Moutong banyak wilayah terpencil, terluar dan wilayah perbatasan.
Untuk bagunan Poltekes bisa berdiri di Parigi Moutong dibutuhkan tahapan-tahapan, dan masuk dalam skala jangka panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/nasrul-dukung-bupati-parimo.jpg)