Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Mendagri Sebut Perusda Membebani APBD, Wakil Gubernur Sulteng Panggil Pimpinan BUMD

Berdasarkan hasil kajian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyimpulkan Perusahaan Daerah (Perusda) merugikan dan membebani APBD.

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Pemprov Sulteng
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Mamun Amir (kanan) mengundang pimpinan Perusda terkait hasil kajian Mendagri, Rabu (14/7/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Berdasarkan hasil kajian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyimpulkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) alias Perusahaan Daerah (Perusda) merugikan dan membebani APBD.

Kondisi itu membuat Pemerintah Provinsi Sulteng berusaha keras membenahi Perusda agar dapat bersaing dan mengangkat fiskal daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Mamun Amir memanggil pimpinan Perusda antara lain PT Pembangunan Sulteng, PT Mega Nur dan PT Anugrah Tambang Industri, Rabu (14/7/2021) siang.

Mamun Amir dalam pertemuan dengan Perusda itu, didampingi Kepala OPD teknis, Kadis PMDPTSP Christina Sandra Tobondo,  Karo Hukum Yopie Pattiro, dan pejabat dinas ESDM serta biro ekonomi.

Dalam pertemuan itu, Wagub berencana akan menggarap bersama-sama lahan di Desa Sambalago Kabupaten Morowali dengan kesepakatan bagi hasil dengan Perusda di Sulteng.

Baca juga: Jelang Kedatangan 2 Jenazah Teroris MIT Poso, RS Bhayangkara Palu Dijaga Polisi Bersenjata Lengkap

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, & Arafah, Simak Keutamaan Jalankan Puasa Arafah

"Rencananya akan digarap bersama lahan seluas 146 hektar di Desa Sambalagi, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali dengan kesepakatan bagi hasil yang menjanjikan," ungkap Wagub Sulteng Mamun Amir.

Sementara itu, Komisaris PT Mega Nur Lucki Alie Prasetyo mengatakan akan mengkomunikasikan terlebih dahulu tawaran Wagub Mamun Amir ke dewan direksi.

"Tentu kesepakatan ini harus Kami bawa ke direksi terlebih dahulu untuk dibicarakan," katanya  menyahuti rencana Wagub.

Wagub pun meyakinkan bahwa tidak akan ada pihak yang dirugikan atas kerjasama tersebut.

"Tugas saya untuk mengangkat Perusda, Kalau bapak menghidupkan Perusda berarti bapak juga menghidupkan Sulawesi Tengah," pungkas Mamun. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved