Breaking News:

Update Corona Sulteng Kamis 15 Juli 2021: Tambah 308 Kasus Baru, Total Kasus Covid-19 Capai 15.971

Hingga hari ini, dengan adanya  penambahan 308 pasien Covid-19 sehingga di Sulawesi Tengah total ada 15.971 kasus terkonfirmasi positif.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Imam Saputro
handover
Rapid Antigen Pegawai Balai Nipotowe Palu di Jl Guru Tua, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), beberapa waktu lalu. 

"Saat ini kita harus wanti-wanti terus, karena posisi kita (Kota Palu,red) wilayah sentral ibu Kota Sulawesi Tengah menjadi perhatian khusus. Jadi prinsipsinya kita menunggu keputusan Wali Kota Palu, jika di katakan wilayah zona hijau bisa melakukan sekolah tatap muka, tentu kita sudah antisipasi," jelasnya. (*)

Skema Pembelajaran Tatap Muka di Sulteng

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tengah memberikan aturan terkait penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka terbatas di SMA/SMK/SLB/SMANOR dan satuan pendidikan terpadu Madani Palu.

Aturan tersebut sesuai dengan edaran Gubernur Sulawesi Tengah bernomor 420/552/DISDIKBUD.

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Sulteng Muhlis menyebutkan, pihaknya wajib memastikan seluruh kepala satuan pendidikan mengisi daftar periksa pada laman Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau EMIS untuk menentukan kesiapan satuan pendidikan tersebut.

"Kalau ada satuan pendidikan belum memenuhi daftar periksa atau satuan pendidikan sudah memenuhi daftar periksa tapi Kepala satuan pendidikannya menyatakan belum siap, kami tidak akan membolehkan untuk Pembelajaran Tatap Muka," ungkap Kabid SMA Muhlis kepada TribunPalu.com, Senin (12/7/2021).

Ia menyebutkan, untuk wilayah zona hijau dan kuning dapat melakukan Pembelajaran Tatap Muka terbatas dengan beberapa ketentuan.

Baca juga: Gubernur Sulteng Minta Bupati Sigi dan Donggala Percepat Rehab Rekon untuk Korban Bencana

Pembelajaran tatap muka terbatas dapat dilakukan jika memenuhi standar sarana prasarana dalam Pencegahan Covid-19.

Selain itu satuan pendidikan atau sekolah harus memiliki surat pernyataan orangtua murid yang mengizinkan anakanya melakukan tatap muka di sekolah.

"Kalau ada orangtua tidak izinkan anaknya ikut sekolah tatap muka, maka kepala satuan pendidikan berkewajiban menyediakan layanan pembelajaran secara virtual," tutur Muhlis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved