Breaking News:

Viral

Detik-detik Pawang Ular Terkapar Usai Cium King Cobra, Nadi Bernardo Berhenti dan Lidahnya Menghitam

Bagi Bernardo Alvarez, pawang ular asal Kota Mangalda Provinsi Pangasinan di kawasan Filipina Utara itu bisa ular bukan apa-apa.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover/Sripoku.com
Detik-detik Bernardo Alvarez, pawang ular asal Filipina tewas usai cium King Cobra. 

TRIBUNPALU.COM - King Cobra merupakan salah satu jenis ular berbisa paling mematikan di dunia.

Hanya beberapa tetesnya bisanya saja, King Cobra dapat membunuh seekor kerbau jantan dewasa.

Bahkan bisa King Cobra juga dapat membunuh manusia dewasa dengan seketika.

Tetapi citra King Cobra sebagai salah satu ular paling mematikan di dunia tak membuat nyali Bernardo Alvarez ciut.

Ia bahkan dikenal sebagai pawang ular yang kerap beratraksi dengan King Cobra.

Bagi Bernardo Alvarez, pawang ular asal Kota Mangalda Provinsi Pangasinan di kawasan Filipina Utara itu bisa ular bukan apa-apa.

Dilansir dari Sripoku.com, adik Bernardo Alvarez, Teresa seperti dilansir dari The Sun, Jumat (16/7/2021), sang kakak kebal bisa ular dan dijululi si manusia ular, karena kemampuannya menjinakkan dan menangkap serta menangkal bisa ular.

Namun, dia tewas karena ular kobra. Bahkan pihak medis di Filipina sudah berusaha menyelamatkannya. Akan tetapi Bernando tak tertolong.

"Kami sangat sedih, tim medis sudah berusaha menyelamatkannya, namun dia tetap diam dan tak ada denyut nadinya," ujar Teresa Sedih.

Atraksi

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved