Breaking News:

Vaksinasi di Sulteng

1.600 Warga Divaksinasi Covid-19 di Kodim Donggala

Sebanyak 1.600 orang Divaksinasi Covid-19 di Komando Distrik Militer (Kodim) 1306/Donggala pekan lalu. 

Penulis: Nur Saleha | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Masyarakat saat mengantre di Kodim 1306/Donggala untuk Divaksinsi Covid-19, Minggu (18/7/2021) sore.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 1.600 orang Divaksinasi Covid-19 di Komando Distrik Militer (Kodim) 1306/Donggala akhir pekan lalu. 

Vaksinasi Covid-19 Gratis itu digelar di Mako Kodim 1306/Donggala Jl Balai Kota Selatan Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 17 - 18 Juli 2021. 

“Kita menggelar kegiatan vaksinasi ini selama 2 hari. Di mulai pada Sabtu sampai Minggu kemarin, dengan target kuota kita 1600 an orang," ujar Dandim 1306/Donggala Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, Senin (19/7/2021) pagi. 

Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi menjelaskan, pihaknya membagi Vaksinasi Covid-19 menjadi dua gelombang kuota.

Untuk mendukung efektivitas dan efisiensi nakes dalam pelayanan serta mengantisipasi hal tidak diinginkan atau human eror. 

"Vaksinasi ini kami bagi dua, sebelumnya 1.000, dan pada hari minggu ada 600, dibagi dua kuota dikarenakan keterbatasan tenaga kesehatan,” jelasnya. 

Baca juga: Lowongan Kerja JET Express Posisi Branch Manager di Jawa Tengah, Cek Syarat dan Cara Mendaftarnya

Baca juga: Ingat Sonny Wanimbo? Begini Nasibnya Usai Dituding Beri Dana KKB, Dipanggil Polda Tapi Tak Datang

"Kemudian untuk jenis vaksin yang disuntikkan, saat ini memakai biofarma, intinya semua vaksin itu sama khasiatnya hanya modelnya saja berbeda,” tambah Letkol Inf Bambang.

Kolonel Inf Bambang Wahyudi juga mengungkapkan bahwa Dandim 1306/Donggala berterimakasih dengan antusiasnya masyarakat mengikuti vaksinasi.

Pihak Kodim 1306/Donggala juga berterimakasih kepada nakes yang turut membantu vaksinasi tersebut.

“Kami berharap kerjasama Nakes dan TNI ini terus berlanjut, ditambah lagi dukungan stock vaksin yang memadai, pada intinya cara kerjanya sama saja, tetapi institusinya saja berbeda, intinya tujuannya untuk mencegah menyebarnya Covid-19 khususnya di Kota Palu,” tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved