Breaking News:

Teroris Poso Tewas

Satgas Madago Raya Ambil 6 Sampel DNA Keluarga 3 Teroris Poso yang Tewas di Parimo

Satgas Madago raya mengambil 6 sampel DNA keluarga 3 Teroris MIT Poso yang tewas di Parigi Moutong (Primo).

Editor: Haqir Muhakir
TribunPalu.com/HandOver
Jenazah dua terduga teroris MIT Poso berhasil dievakuasi Tim Evakuasi Koopsgabsus Tricakti, Rabu (14/7/2021)/Puspen TNI 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Satuan Tugas (Satgas) Hubungan Masyarakat (Humas) Madago Raya Kombes Pol Didik Supranoto mengumumkan, pihaknya telah mengambil 6 sampel DNA keluarga 3 Teroris MIT Poso yang tewas di Parigi Moutong (Primo).

Keenam sampel DNA itu untuk mengindentifikasi 3 jenazah yang diduga anggota MIT Poso.

Ketiga terduga teroris itu antara lain, dua tewas pasca baku tembak pada 11 Juli 2021 dan 1 lagi tewas pasca baku tembak pada 17 Juli 2021.

“Enam orang yang diambil sampel DNA nya adalah keluarga teroris Poso yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) 1 orang, dari Bima (Nusa Tenggara Barat) 2 orang, Sulawesi Selatan 1 orang, Palu 1 orang dan Poso 1 orang,” jelas Didik, Senin (26/7/2021) siang.

Didik menerangkan pengambilan sampel DNA dilakukan tim DVI Polda setempat dibantu Densus 88 AT.

Saat ini sampel DNA telah dikirim ke Laboratorium Pusdokkes Mabes Polri di Cipinang Jakarta.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Touna, Terasa Hingga Kota Palu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Baca juga: Sampah di TPS Huntap Tondo Sudah 3 Hari Tak Diangkut

"Hasilnya kita tunggu bersama," kata Didik.

Didik berharap, masyarakat tidak berspekulasi terhadap identitas tiga jenazah teroris Poso tersebut.

"Apabila hasilnya sudah diterima oleh Satgas Madago Raya, maka akan segera diumumkan kepada masyarakat," ujarnya.

Diketahui, tindakan tegas terukur telah dilakukan oleh Satgas Madago Raya terhadap 2 teroris Poso pada tanggal 11 Juli 2021 di Pegunungan Batu tiga Kecamatan Torue.

Sedangkan pada tanggal 17 Juli 2021 penindakan terhadap 1 teroris Poso di Pegunungan Dusun Buana Sari Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong.

"Identitas mereka sampai saat ini belum ada titik terang," pungkas Didik. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved