Disebut Andi Arief Mau Kudeta Moeldoko, Ruhut Sitompul: Tukang Nyabu Lagi Halu
Ruhut Sitompul membalas pernyataan Andi Arief soal upaya kudeta KSP Moeldoko yang jadi perbincangan hangat di kancah politik nasional.
TRIBUNPALU.COM - Ruhut Sitompul membalas pernyataan Andi Arief soal upaya kudeta KSP Moeldoko yang jadi perbincangan hangat di kancah politik nasional.
Ruhut dengan tegas membantah pernyataan Andi Arief terkait adanya upaya mengkudeta KSP Moeldoko.
Mantan kader Partai Demokrat itu bahkan menyinggung kasus narkoba yang pernah menjerat Andi Arief.
“Andi Arief Kader Partai Demokrat yg Ketumnya AHY Mantan Narkoba tk nyabu lagi halu," tulis Ruhut di akun Twitter pribadinya, Jumat (30/7/2021).
Ruhut kemudian menyebut dirinya tak mungkin menyingkirkan KSP Moeldoko.
"Apa mungkin Aku minta tolong dgn partai yg sudah mulai karam menyingkirkan Ketum Partai Demokrat Bpk Jenderal TNI AD Purn DR M Moeldoko KSP Pak JOKOWI Mayor lawan Jenderal ? Paten MERDEKA," tulisnya.
Baca juga: Teror Kelompok MIT Poso Belum Berakhir, Kepala BNPT: Masyarakat Letih Dihantui Ketakutan
Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Sabtu 31 Juli 2021: 11 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Angin Kencang
Sebelumnya nama Ruhut Sitompul disebut dalam cuitan Andi Arief di Twitter.
Andi Arief membongkar ambisi Ruhut Sitompul untuk menggantikan alias mengkudeta KSP Moeldoko.
Tindakan Ruhut Sitompul ini, ditulis Andi Arief di akun twitternya, Kamis (29/7/2021).
Dilansir dari Tribun Medan, dalam cuitannya, Andi mengatakan, bahwa Ruhut melobi salah satu anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat agar dipertemukan dengan AHY.
"Ruhut ini dua minggu lalu bertemu dengan salah satu anggota DPR RI Demokrat, dia meminta bertemu Ketum AHY," tulis Andi Arief di Twitter, Kamis (29/7/2021).
Andi Arief menyebut bahwa mantan rekannya di Partai Demokrat itu, minta dipertemukan dengan AHY dengan maksud ingin menggantikan Moeldoko jadi KSP ( Kantor Staf Presiden ).
Meski hingga kini belum terlaksa lantaran pihak Demokrat dan AHY khususnya tidak memberikan respon.
"Dia minta ketum menitipkan ke Pak jokowi untuk pengganti Pak Moeldoko yang akan diganti tidak lama lagi. Udah gila kan, Ruhut mau mengkudeta Pak Moeldoko dengan cara ini," ungkap Andi.
Informasi yang disampaikan Andi Arief mengejutkan warganet.