PPKM

PPKM Level 4 Berlanjut atau Dilonggarkan? Presiden Jokowi Disebut Akan Umumkan Langsung Soal PPKM

(PPKM) Level 4 akan berakhir hari ini, Senin (2/8/2021), akankah diperpanjang? Presiden Jokowi disebut akan umumkan langsung keputusan soal PPKM ini

Editor: Imam Saputro
Handover
PPKM Level 4 Berlanjut atau Dilonggarkan? Presiden Jokowi Disebut Akan Umumkan Langsung Soal PPKM 

- 29 Juli : 1.893

- 30 Juli: 1.759

- 31 Juli: 1.808

- 1 Agustus: 1.604

Grafik kasus kematian harian, Senin (2/8/2021).
Grafik kasus kematian harian, Senin (2/8/2021). (covid19.go.id)

3. Kata Satgas Covid-19 soal  PPKM

Kabid Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting, menyampaikan perpanjangan PPKM Level 4 membutuhkan berbagai pertimbangan.

Ia mengatakan, kasus harian Covid-19 kini sudah mengalami penurunan.

Lalu, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit juga sudah menurun.

"Kita melihat pelandaian dalam kasus harian, termasuk terjadi penurunan BOR Rumah Sakit," ujarnya, Minggu (1/8/2021), dikutip dari YouTube Metrotvnews.

Satgas Covid-19 pun tetap mengedepankan kewaspadaan meski kasus aktif Covid-19 sudah menurun.

"Kita juga melihat kasus aktif harian sudah menurun," katanya.

"Tetapi penurunan ini tidak membuat kita kendor dan meningkatkan kewaspadaan," jelas Alexander.

Menurutnya, keputusan terkait perpanjangan PPKM Level 4 akan memperhatikan data yang ada.

Pemerintah akan mengevaluasi data kasus harian hingga BOR rumah sakit.

"Tentu tergantung dari berbagai hasil kajian, data-data yang ada selama tujuh hari terakhir."

"Dievaluasi dari kasus harian, penularannya, dan keterisian tempat tidur," ungkapnya.

4. Epedemiolog Prediski PPKM Bakal Dilonggarkan

Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono, ikut buka suara mengenai kelanjutan PPKM Level 4 yang berakhir pada hari ini, Senin (2/8/2021).

Meski belum diketahui secara pasti apakah diperpanjang atau tidak, Pandu memprediksi PPKM Level 4 akan dilonggarkan.

Padahal, menurutnya, pemerintah belum siap jika harus menghadapi lonjakan kasus Covid-19 lagi saat melonggarkan PPKM Level 4.

"(Kemungkinan) Minggu ini akan dilonggarkan dulu, tapi menurut saya kita belum siap karena akan terjadi kenaikan lagi kalau dilonggarkan," kata Pandu, dikutip dari tayangan YouTube tvOne, Senin (2/8/2021).

Pandu menjelaskan, jika pemerintah terus mengulangi pengetatan dan pelonggaran PPKM, maka Indonesia akan masuk pada jebakan pandemi.

Hal itu lantaran setiap kali PPKM dilonggarkan, maka lonjakan kasus Covid-19 akan terus terjadi.

"Kita tidak bisa mengatasi pandemi seakan-akan selalu ada penurunan dan kenaikan kasus. Ini yang disebut sebagai jebakan pandemi."

"Jadi selama kita mengalami fase seperti itu, tidak akan mungkin kita bisa memulihkan kehidupan, termasuk memulihkan ekonomi," jelas Pandu.

Untuk itu, Pandu menyarankan agar PPKM Level 4 terus dilanjutkan demi menghindari jebakan pandemi.

Sebab, ia menilai, aturan PPKM bisa efektif untuk menekan penularan kasus jika dilakukan secara konsisten.

"PPKM itu akan berhasil menurunkan kasus setelah dua sampai tiga minggu saja, tapi sifatnya sementara, nanti begitu kita longgarkan, akan terjadi peningkatan lagi."

"Jadi kita harus bergerak menekan kasus penularan semaksimal mungkin dan terus menerus."

"Kita harus pertahakan supaya kalau ada lonjakan tidak terlalu tinggi, sehingga kita bisa kembali memulihkan ekonomi," paparnya.

Kendati demikian, Pandu menyebut ada cara lain yang bisa menggantikan PPKM.

Yakni dengan taat melakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 3T (testing, tracing, treatment) secara kuat.

Sekaligus berusaha semaksimal mungkin meningkatkan cakupan vaksinasi ke seluruh negeri.

"Dengan tiga cara itu kita bisa menggantikan fungsi PPKM yang sangat ketat sehingga masyarakat bisa pulih," tuturnya.

(Tribunnews.com/Daryono/Inza Maliana/Nuryanti) (Kompas.com/Dian Erika Nugraheny)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved