Senin, 13 April 2026

Sulteng Hari Ini

Pemprov Sulteng Gelar Evaluasi Rehab Rekon, Ketua Satgas Minta Kepala Daerah Validasi Data

Hadir dalam evaluasi Rehab Rekon itu Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, dan Ketua DPRD diwakili Yahdi Basma.

Editor: mahyuddin
handover
Wakil Gubernur Sulteng Mamun Amir bersama Ketua Satgas Rehab Rekon dan Anggota DPRD Sulteng dalam evaluasi Rehab Rekon pascabencana Sulteng 2018 di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa (3/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Sulawesi Tengah kembali menggelar rapat koordinasi evaluasi rehab rekon pascatriobencana 2018 silam.

Evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Mamun Amir.

Hadir dalam evaluasi Rehab Rekon itu Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, dan Ketua DPRD diwakili Yahdi Basma.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Mamun Amir mengatakan, sesuai kebijakan Gubernur Sulawesi Tengah bahwa tahun 2021 ini semua hal yang menjadi kendala dalam percepatan rehab dan tekon harus diselesaikan.

"Gubernur Sulteng sudah menepati janjinya kepada masyarakat untuk segera mempercepat pelaksanaan rehab dan rekon," kata Bupati Banggai periode 2006-2011 tersebut, Selasa (3/8/2021).

Mamun Amir menjelaskan, gubernur sudah mengidentifikasi masalah terhambatnya pelaksanaan Rehab dan Rekon di Sulteng. 

Baca juga: Kronologi Tewasnya Pemasok Logistik KKB Papua, Nekat Melawan hingga Akhirnya Ditembak Mati Aparat

Salah satunya adalah terhambatnya pada ketersediaan lahan untuk pembangunan infrastruktur dan Hunian Tetap masyarakat terdampak.

Sehingga Gubernur sudah memutuskan menyelesaikan permasalahan tersebut antara lain pembebasan lahan pembangunan jembatan IV Palu Rp 27 miliar, pembangunan Huntap Petobo Rp 10 miliar, pembangunan Huntap Talise Rp 3,5 miliar.

Selain itu, pembebasan lahan pembangunan SPAM air bersih sebesar Rp 2,6 miliar, penyelesaian permasalahan rehab dan rekon Kabupaten Sigi Rp 6 miliar, dan untuk Kabupaten Donggala Rp 12,150 miliar.

Pria kelahiran 1 November 1952 itu berharap, agar semua pihak lebih mempercepat Rehab dan Rekon.

Hal tersebut agar masyarakat terdampak dapat merasakan seluruh penanganan yang dilakukan oleh pemerintah.

Selain itu, dalam evaluasi tersebut kepala-kepala daerah juga diminta memberikan usulan prioritas yang harus dibangun di daerahnya masing-masing.

Baca juga: Sosok Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri, Cendekiawan Islam asal Palu Pendiri Madrasah Alkhairaat

"Bupati dan wali kota dapat menyampaikan usulan prioritas yang harus dibangun di daerah masing-masing untuk pelaksanaan Program 100 miliar, supaya setiap Kabupaten/Kota setiap tahunnya melalui program dan kegiatan," ungkap Wagub Sulteng Mamun Amir.

Sementara itu Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf sangat mengapresiasi atas kebijakan anggaran Gubernur untuk percepatan Rehab dan Rekon di Sulteng.

Ketua Satgas Rehab Rekon itu juga berharap kepada Bupati dan Walikota dapat segera lakukan Validasi Data.

"Kepala daerah seperti Walikota Palu, Bupati Sigi dan Donggala segera lakukan validasi data berdasarkan titik koordinat by name by address agar masyarakat terdampak dapat terdata dengan baik dan hak-haknya segera diperoleh," tutur Danrem 132 Tadulako tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved