34 TKA China Bebas Masuk saat PPKM Level 4, Fadli Zon: Pemerintah Tidak Bisa Dipercaya
Fadli Zon menyikapi masuknya 34 TKA asal China ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu kemarin.
TRIBUNPALU.COM - Politisi Partai Gerindra menilai pemerintah kini tidak bisa lagi dipercaya.
Hal tersebut disampaikan Fadli Zon menyikapi masuknya 34 TKA asal China ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu kemarin.
Fadli Zon menyinggung polemik ganti cat pesawat presiden menjadi warna merah yang menelan anggaran Rp 2 miliar.
Kemudian tak berlangsung lama, kini muncul karpet merah bagi TKA China untuk bebas masuk ke Indonesia.
Padahal saat ini, pemerintah tengah menerapkan kebijakan PPKM level 4.
"Setelah cat pesawat merah, kini karpet merah lagi utk TKA China. Pemerintah tdk bisa dipercaya!" tulis Fadli Zon melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (10/8/2021).
Baca juga: Isu Jokowi Cerai dengan PDIP Menguat, Pengamat Politik: Justru Berdampak Baik Bagi Demokrasi Kita
Baca juga: Kronologi Kepala Bank Tewas Kecelakaan Speedboat, Polisi Temukan Uang Rp 4 Miliar
Seiring dengan berlakunya PPKM level 4 di Jawa dan Bali, beberapa waktu lalu pemerintah dengan tegas memberlakukan larangan atas masuknya orang asing.
Meski begitu, ternyata pada akhir pekan lalu muncul laporan terkait masuknya 34 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Jokowi Lost Control
Anggota Komisi V DPR Irwan menilai Presiden Joko Widodo telah kehilangan kendali dalam menangani pandemi Covid-19.
Hal tersebut disampaikan Irwan menyikapi masuknya 34 TKA asal China ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu kemarin.
"Masuknya TKA Cina di tengah PPKM Level 4, dan terkendalanya vaksin karena stok. Itu menunjukkan bahwa Jokowi memang telah lost control atas penanganan pandemi di Indonesia," ujar Irwan, Senin (9/8/2021).
Menurutnya, pemerintah seperti kehilangan arah untuk putus penyebaran Covid-19, dan tidak pernah tegas dalam memutus alur wabah tersebut.
"Mereka lupa bahwa virus itu lahir dari luar Republik ini. Sejak awal pandemi pemerintah lemah, rakyat hampir kehilangan trust pada pemerintah terkait penanganan pandemi yang gagal ini," tutur Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat itu.
"Entah bagaimana hati dan perasaan mereka ditengah kehidupan dibatasi tanpa jaminan kebutuhan hidup selama pembatasan, lalu di depan mata TKA China bebas keluar masuk tanah air," sambung Irwan.