Lawan Covid
Ketua DPRD Banggai Usulkan Rekrut Relawan Penanganan Covid-19
Pernyataan itu disampaikan saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 pascapenetapan Kabupaten Banggai masuk dalam daftar PPKM Level 4, di kantor Bupati.
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - "Daerah kita sudah genting. Kita harus berperang dalam waktu 14 hari. Ini perang gerilya. Kalau tidak bisa hadapi selama 14 hari, maka kita akan gagal. Kita harus gotong royong," tegas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Suprapto Ngatimin.
Pernyataan itu disampaikan saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 pascapenetapan Kabupaten Banggai masuk dalam daftar PPKM Level 4, di kantor Bupati Banggai, Selasa (10/8/2021).
Dia meminta pemerintah Kabupaten Banggai harus fokus dan serius menangani Covid-19.
Dia mengilustrasikan, bila menggunakan UU Karantina, maka Kabupaten Banggai harus lockdown.
Namun, saat ini masih diberlakukan PPKM.
Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai bersama instansi terkait harus lebih fokus dengan adanya lonjakkan kasus yang kian mengkhawatirkan.
Baca juga: Daftar Harga Terbaru HP OPPO per Agustus 2021: Mulai Oppo 11K,Oppo A16, Oppo A54, hingga Oppo A74 5G
Baca juga: Banggai Masuk PPKM Level 4, Aktivitas Pelaku Usaha Diperpanjang Sampai Pukul 20.30 WITA
Satu di antaranya adalah memperkuat 3T, yaitu pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment).
"Testing, tracing dan treatment harus benar. Semua perangkat pendukung harus ada," tuturnya.
Suprapto juga mengusulkan, Pemkab Banggai segera merekrut relawan penanganan Covid-19.
Relawan ini akan membantu tenaga medis.
Karena berdasarkan sumber daya medis di daerah ini tidak akan mampu bila kasus Covid-19 terus melonjak tajam.
"Tidak diminta-minta ya, tapi kalau kasus masih tinggi, tenaga medis kita tidak akan mampu," kata Sekretaris DPC PDIP Banggai ini.
Dalam perekrutan relawan nanti, Pemkab Banggai akan mengatur instrumen maupun kriterianya.
Tak kalah penting, Suprapto meminta dibuatkan pusat isolasi per zonasi.
Baik itu isolasi tingkat kecamatan maupun desa.
Tujuannya agar pasien Covid-19 tidak menumpuk di pusat isolasi tingkat kabupaten. (*)