Breaking News:

Universitas Tadulako

VIDEO: Kelompok Peduli Kampus Laporkan Temuan Kerugian Negara ke Kejati Sulteng

KPK Untad melaporkan potensi kerugian negara menyusul temuan Dewan Pengawas (Dewas) atas pengelolaan dana Badan Layanan Umum (BLU)

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir

Menurut Prof Djayani, Rektor Untad dianggap sebagai pihak paling bertanggungjawab atas kasus dugaan kerugian negara mencapai miliaran rupiah tersebut. 

Persoalan ini sebelumnya juga telah bergulir di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulteng. 

Namun saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 4 Agustus 2021, Rektor Untad Prof Mahfudz dan Ketua Senat Untad Prof Basir Cyio tidak memenuhi undangan. 

"Meski sebelumnya unsur pimpinan kampus mangkir saat RDP DPRD, kasus ini akan terus kami lanjutkan. Hari ini kami telah melayangkan laporan beserta data-data ke Kejati Sulteng," ucap Prof Djayani.

Rombongan KPK Untad disambut Asintel Kejati Sulteng Rachmat Supriyadi.

Baca juga: Aksi Sosial Roa Jaga Roa Sudah Layani 581 Warga Isolasi Mandiri di Sulteng

Baca juga: Gelar Musprov 2021, FPTI Sulteng Bersiap Pilih Ketua Baru

Sebelumnya, Ketua Senat Untad Prof Dr Ir H Muhammad Basir Cyio SE MS menilai kehadiran faksi di kampus biru adalah hal yang lumrah dan telah ada dari zaman almarhum Prof Dr H Mattulada menjabat rektor, periode 1981-1990.

“Yang saya lihat waktu itu suka tunjuk-tunjuk rektor, termasuk saat Pak Rasyid jadi rektor tetap ada yang begitu. Cuma dosen yang saya lihat di zaman Prof Mattulada, Prof Musyi dan Pak Rasyid, semua sudah meninggal dunia, dan yang begitu-begitu juga tetap ada,” kata Basir Cyio.

Rektor Untad periode 2011- 2019 itu menambahkan, peristiwa seperti itu juga pernah terjadi di zaman Rektor Drs H Sahabuddin Mustapa.

“Sampai pasang baliho di atap gedung. Tapi kelompok itu juga sudah banyak yang meninggal,” ucap Basir Cyio.

Di era Basir Cyio hingga Rektor Untad saat ini, Prof Dr Ir Mahfudz MP, faksi serupa juga namun orang yang berbeda.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved