Breaking News:

Virus Corona di Sulteng

Sampai Hari Ini, Ada 65 Warga di Tondo Palu Dilaporkan Positif Covid-19

Sebanyak 65 warga di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah dilaporkan positif Covid-19 hinga hari ini, Jumat (20/8/2021).

Penulis: Nur Saleha | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Kantor Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 65 warga di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah dilaporkan positif Covid-19 hinga hari ini, Jumat (20/8/2021).

"Kasus masih dirawat terdiri dari 65 orang positif dan orang dalam pantauan atau ODP 6 orang," kata Lurah Tondo, Abd Halim saat dikonfirmasi TribunPalu.com.

Juga juga mejelaskan menurut laporan survailace atau pemantauan yaitu 9 orang.

"Di perdos 4 orang, 1 orang di RT2/RW3, di Citraland 3 orang, dan di jalan Trans Sulawesi 1 orang," ungkapnya.

Lanjut kata Halim, dari kasus tersebut sehingga total kasus Covid-19 di Kelurahan Tondo sebanyak 337 orang.

"Itu OTG 177 orang dan ODP 63 orang," pungkasnya.

Baca juga: Anggota DPRD Sulteng Dukung Kajian Raja Tombolotutu Sebagai Pahlawan Nasional

Baca juga: JOB Tomori Bantu 1.000 Tabung Oksigen, Bersama Pemkab Banggai Siap Lawan Covid-19

Sebelumnya Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid telah melakukan lockdown di Perumahan Dosen (Perdos) di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore Kota Palu.

Ketua DPD Partai Hanura itu menjelaskan, alasan dibalik pemberlakuan Lock Mikro Efektif di Perdos itu diakibatkan jumlah penularan yang sangat tinggi.

Selain itu angka kematian terkonfirmasi Covid-19 juga cukup tinggi mencapai 70 persen.

"Pertimbangannya yang pertama itu karena tingkat penyebaran Covid-19 di Perdos cukup besar mencapai 25 persen, dan dalam satu minggu terakhir sekitar sembilan orang meninggal dunia," jelasnya.

Dengan kenaikan lonjakan tersebut, Hadianto Rasyid langsung bergerak cepat memberlakukan Lock Mikro Efektif yang berlaku sejak kemarin malam tanggal 16 Agustus pukul 19.00 Wita.

"Saya mengharapkan dengan pengetatan yang kita lakukan dapat mengendalikan Perdos dengan baik," ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved