UIN Datokarama
Cegah Radikalisme, UIN Datokarama Palu Kenalkan Moderasi Beragama ke Mahasiswa
Mahad Aljamiah merupakan tempat pembinaan terhadap mahasiswa baru milik UIN Datokarama atau biasa disebut sebagai pesantrennya UIN Palu.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama menggencarkan sosialisasi untuk mengenalkan moderasi beragama di lingkungan kampus.
Materi itu diberikan dalam rangka penerimaan mahasantri baru Mahad Aljamiah tahun akademik 2021/2022, Selasa (24/8/2021).
Mahad Aljamiah merupakan tempat pembinaan terhadap mahasiswa baru milik UIN Datokarama atau biasa disebut sebagai pesantrennya UIN Palu.
Direktur UPT Mahad Aljamiah Dr Ahmad Sehri mengatakan, moderasi beragama menjadi satu kurikulum penting guna menciptakan kerukunan.
Baca juga: ACT Palu Bagikan Paket Pangan untuk Petugas Penggali Makam Covid-19 di Poboya
"Ada 1.600 mahasiswa baru mengikuti pembinaan di Mahad Aljamiah, salah satunya tentang moderasi beragama. Hal ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman mahasiswa tentang keberagaman," ujarnya.
Pembinaan itu, kata Ahmad, sesuai visi UIN Datokarama Palu yakni mengembangkan kajian Islam moderat yang berbasis pada integrasi ilmu, spritualitas dan kearifan lokal.
Selain pembinaan tentang moderasi beragama, mahasiswa baru juga dibekali dengan pemahaman tentang wawasan kebangsaan atau keindonesiaan.
"Kami berupaya agar UIN Datokarama bersih dari paham-paham radikal. Pengenalan moderasi beragama menjadi cara agar mahasiswa tidak mudah terpancing dan terpengaruh dengan faham-faham yang intoleransi," ucap Ahmad.(*)