Breaking News:

Palu Hari Ini

Tanggapi Keluhan Nelayan Kampung Lere Palu, Hadianto Janjikan Penerangan Pantai

Setelah pembangunan jembatan selesai, akan ada pembangunan besar di sekitar Kelurahan Lere.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Hadianto Rasyid di Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (11/9/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menanggapi keluhan Nelayan Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Keluhan itu terkait penerangan di pantai.

"Untuk Kelurahan Lere ini sedang on progres. karena menunggu pembangunan jembatan selesai," kata Hadianto Rasyid kepada TribunPalu.com di Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (11/9/2021) siang.

Hadianto Rasyid menyebutkan, setelah pembangunan jembatan selesai, akan ada pembangunan besar di sekitar Kelurahan Lere.

"Akan ada perubahan besar yang akan dilakukan disana, karena pekerjaan masih menunggu proses berjalan di PUPR " ucapnya.

Baca juga: Nelayan di Lere Palu Butuh Penerangan Pantai

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun kembali Jembatan Kuning atau Jembatan Palu IV di Kelurahan Lere.

Jembatan yang menjadi ikon kota Palu sebelumnya dibangun tahun 2006 oleh Pemerintah Kota Palu.

Hancur pada saat terjadi bencana gempa dan tsunami pada September 2018 lalu.

Diketahui, rekonstruksi Jembatan Palu IV mendapatkan bantuan dari Pemerintah Jepang melalui Japan International Coorporation Agency (JICA) yakni berupa dana hibah senilai 2,5 miliar Yen atau sekitar Rp 325 miliar. 

Baca juga: Temui Majelis Taklim di Palupi, Ketua PKK Palu Ajak Sukseskan Lomba Adipura

Sebelumnya, Nelayan di Kelurahan Lere, berharap pemerintah memberikan penerangan di pantai.

Hal itu untuk menghindarkan Nelayan dari kecelakaan laut.

Pasalnya, tak sedikit perahu Nelayan menabrak tembok pemecah ombak saat kembali pulang.

Bagi Nelayan setempat, penerangan bibir pantai juga sebagai penanda arah pulang dan menjaga perlengkapan perahu dari pencurian.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved