Hal-hal Yang Harus Diperhatikan saat Menanam Cabai di Dalam Pot, Cocok untuk Hiasan di Teras Rumah

Berikut kami sampaikan cara menanam cabai dengan menggunakan pot yang ditaruh di balokn atau teras rumah.

Pixabay/Bru-no
Tips menanam tanaman cabai di pekarangan rumah 

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan saat Menanam Cabai di Dalam Pot

TRIBUNPALU.COM - Cabai merupakan salah satu tanaman yang sering dijumpai di sekitar kita.

Menanam cabai memang menjadi salah satu kegiatan yang gampang-gampang susah.

Tetapi bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya.

Jika biasanya petani cabai menanamnya di ladang atau sawah, Anda bisa mencobanya dipekarangan rumah.

Dengan menggunakan pot, Anda juga bisa menjadikannya sebagai hiasan di teras ataupun balkon rumah.

Kami akan menginformasikan kepada Anda, hal-hal yang harus diperhatikan saat menanam cabai di dalam pot yang telah kami lansir dari laman Chili Plant.

Dalam artikel tersebut dikatakan, jika Anda ingin menanam cabai di dalam pot, maka pot yang digunakan tidak boleh kurang dari 20 cm.

Bahkan disarankan menggunakan pot ukuran lebih besar yakni 30 cm.

Hal ini berguna agar volumenya lebih kecil dan tanah bisa menyerap air dengan baik.

Baca juga: Berkebun Miliki Banyak Manfaat, Simak Cara Memulai Berkebun di Pekarangan Rumah

Baca juga: Habiskan Waktu di Akhir Pekan dengan Berkebun di Rumah, Ternyata Miliki Banyak Manfaat Kesehatan

lustrasi berkebun yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan juga kesehatan mental. Anda bisa melakukannya di sela-sela kesibukan Anda atau di akhir pekan.
lustrasi berkebun yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan juga kesehatan mental. Anda bisa melakukannya di sela-sela kesibukan Anda atau di akhir pekan. (The Healthy)

1. Penggunaan tanah tidak boleh banyak

Karena menggunakan pot, maka tanah yang harus Anda gunakan tidak boleh sebanyak menanam di tempat lain.

Mengingat, pot adalah wadah yang sempit.

Pot memiliki ruang yang tak begitu luas, jika dibandingkan dengan pertumbuhan akar tanaman cabai.

Agar tanah dalam pot bisa menopang dengan baik, jangan berikan tanah keseluruhan.

Anda bisa menyampurkan serpihan kayu yang bertujuan untuk menjaga kelembaban.

Sehingga udara yang ada di dalam tanah tidak cepat menguap.

Tanah juga akan menjadi lebih asam saat melakukan hal tersebut.

Perlu Anda ingat bahwa tanah lebih cepat mengering saat menanam di dalam pot.

Pemupukan yang berlebihan juga bisa menyebabkan hal serupa.

2. Kondisi pemupukan

Saat menanam cabai di dalam pot, Anda disarankan menggunakan pupuk organik.

Meskipun memiliki keunggulan, pupuk organik juga mempunyai kekurangan.

Salah satunya ialah berbau busuk di sekitar teras atau balkon rumah Anda.

Namun menggunakan pupuk lebih baik daripada menggunakan pupuk cair.

Apalagi jika pupuk cair dituangkan pada akar yang kering.

Garam nutrisi akan segera hancur ke air jika menggunakan pupuk cair.

Baca juga: Menanam Sawi dengan Botol Plastik Bekas, Cocok untuk Kegiatan Akhir Pekan Anda

Baca juga: Cara Menanam Sawi dengan Sistem Hidroponik, Mudah dan Bisa Dilakukan di Rumah

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka memanen perdana cabai dan tomat di pertanian keluarga (family farming) di Bukit Keles Desa Lumpoknyo, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (27/8/2021) siang.
Bupati Banggai Amirudin Tamoreka memanen perdana cabai dan tomat di pertanian keluarga (family farming) di Bukit Keles Desa Lumpoknyo, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (27/8/2021) siang. (Handover)

3. Konsisten saat menyiram

Jika Anda menanam cabai di dalam pot, sering dijumpai masalah tanah kering.

Ini menjadi permasalahan umum saat menanam cabai dengan menggunakan pot.

Sehingga Anda haru rajin menyiram tanaman cabai agar tetap segar.

Namun jangan terlalu sering menyiram.

Jika tanah masih terlihat berair dan basah, Anda tak perlu menyiramnya.

Rajin-rajinlah memeriksa kelembaban tanah yang ada pada tanaman cabai Anda.

Perlu Anda tahu, untuk menyiram tanaman lebih baik menggunakan air hujan.

Karena air hujan yang dikumpulkan tidak mengandung klorin.

Sedangkan jika Anda menggunakan air kran atau air sadah, didalamnya terdapat unsur kandungan klorin.

Kemudian saat menyiram tanaman cabai, usahakan saat matahari tidak berada di atasnya pas.

Lakukan penyiraman pada pagi ataupun sore hari, hindari di siang hari.

4. Sinar matahari harus cukup

Perlu Anda ketahui, setiap tanaman memerlukan pencahayaan matahari.

Tak terkecuali adalah tanaman cabai yang juga membutuhkan suhu hangat dari matahari.

Sehingga area teras atau balkon Anda cocok untuk menanam tanaman ini dengan menggunakan pot.

Tak hanya sinar matahari saja, Anda juga harus memperhatikan drainase yang baik serta penyiraman konsisten.

Keuntungan menanam cabai dengan pot yang ditaruh di teras atau balkon rumah, Anda bisa memindahkannya saat hujan lebat.

Sehingga hasil yang maksimal lebih didapatkan dengan metode ini.

(TribunPalu.com/Hakim)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved