Virus Corona
Jadi Mudah Lelah setelah Sembuh dari Covid-19? Ini 8 Langkah yang Bisa Diterapkan untuk Pemulihan
Bahkan, kelelahan juga menjadi gejala yang paling banyak dirasakan pada pasien yang mengalami long Covid.
TRIBUNPALU.COM - Kelelahan atau fatigue menjadi gejala umum yang banyak dialami oleh pasien Covid-19.
Bahkan, kelelahan juga menjadi gejala yang paling banyak dirasakan pada pasien yang mengalami long Covid.
Dilansir dari situs NHS.uk, dijelaskan bahwa gejala tersebut merupakan rasa mudah lelah atau rasa lelah meski tidak melakukan aktivitas berat.
Misalnya pasien merasa sangat lelah ketika sedang menaiki tangga, atau saat berdiri lama.
Gejala ini biasanya akan pulih dalam beberapa minggu, namun gejala ini juga dikonfirmasi bisa terjadi lebih dari satu tahun pada sejumlah pasien menurut data penelitian.
Ada sejumlah hal yang bisa menyebabkan kelelahan.
Seperti masa pemulihan dari infeksi itu sendiri, karena energi tubuh sudah terkuras untuk melawan virus sehingga menjadi kerap merasa lelah.
Nampaknya, faktor ini merupakan yang paling umum terjadi, biasanya ini tidak membutuhkan waktu lama untuk pemulihan.
Kelelaha bisa juga disebabkan masalah psikologis seperti kecemasan.
Selain itu masalah organ seperti gangguan fungsi jantung dan penurunan fungsi paru-paru ketika terinfeksi juga bisa menjadi penyebabnya.
Jika ini masalahnya, mungkin dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk pemulihan.
Dalam panduan rehabilitasi untuk pemulihan setelah Covid-19 yang dibuat oleh Pusat Layanan Kesehatan di Inggris (NHS), mengatasi kelelahan secara umum membutuhkan tiga hal yaitu istirahat, relaksasi, dan aktivitas lembut, berikut caranya:
1. Manajemen aktivitas
Cobalah untuk menyeimbangkan periode aktivitas ringan tingkat rendah dengan periode istirahat.
Anda bisa mulai dengan beberapa aktivitas atau tugas ringan diikuti dengan periode istirahat yang lebih lama.