Berita Populer Sulteng
Berita Populer Sulteng: Pasca Banjir Bandang Terjang Desa Salua hingga HUT Buol ke 22
Berikut tiga Berita Populer Sulteng di TribunPalu.com, Selasa (12/10/2021).
Alat berat itu diperuntukan untuk membersihkan sisa material sepanjang Jl Poros Palu Kulawi di Desa Salua tersebut.
Sebanyak 10 rumah di Desa Salua terdampak akibat banjir itu.
Untuk korban jiwa tidak ada.
Masyarakat pun yang sebelumnya mengungsi di pelataran Gereja sudah kembali ke rumahnya masing-masing.
Baca juga: Haters Lesti Kejora dan Rizky Billar Minta Maaf Usai Berikan Komentar Buruk, Ini Sosoknya
2. Hadianto Beberkan Langkah Pemkot Palu Antisipasi Risiko Bencana di Masa Depan
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid membuka Workshop Pra Kongres Pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) di Restoran Mery Glow, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (11/10/2021) siang.
Workshop itu diinisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu bersama Islamic Relief Nederland.
Kegiatan itu mengangkat tema "Hidup di Atas Patahan".
Dihadiri sejumlah pihak seperti unsur Forkopimda Kota Palu, jajaran pimpinan OPD terkait, dan media.
Hadianto Rasyid mengatakan, dibentuknya forum tersebut merupakan pengingat Kota Palu sebagai kota indah.
Di mana Kota Palu berada di ruang lima dimensi dan terletak di atas lempengan sesar Palu Koro.
"Lempengan sesar ini yang teraktif di dunia. Ini sudah menjadi kajian lama bahwa potensi kebencanaan di Kota Palu sangat tinggi dan kita dibuktikan dengan terjadinya bencana di tahun 2018 silam," ungkap Hadianto Rasyid.
Baca juga: Diduga Korupsi Dana Komite, Penahanan Dua Kepala Sekolah di Poso Dinilai Tidak Adil
Hadianto Rasyid mengungkapkan, Pemerintah Kota Palu tidak bisa berjalan sendiri.
Pemerintah butuh semua pihak untuk bersama-sama membangun Kota Palu yang tangguh terhadap bencana.
Olehnya pembentukan FPRB sangat dibutuhkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/banjir-salua.jpg)