Breaking News:

Poso Hari Ini

Diduga Korupsi Dana Komite, Penahanan Dua Kepala Sekolah di Poso Dinilai Tidak Adil

Aljufri sangat menyesalkan tindakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso yang menahan dua kepala sekolah karena iuran komite. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: Moh Salam
TRIBUNPALU.COM/FANDY
Mantan Kepala SMAN 3 Poso Aljufri bersama sejumlah guru dan alumni menyampaikan aspirasi terkait penahanan dua kepala sekolah karena dugaan korupsi dana komite, Selasa (12/10/2021)  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Mantan Kepala SMA Negeri 3 Poso Aljufri menyayangkan penahanan dua kepala Sekolah di Poso.

Kedua Kepsek itu adalah Kepala SMAN 1 Poso Hasbollah dan Kepala SMAN 3 Poso Suhariono. 

Keduanya ditahan lantaran diduga terlibat dalam praktik korupsi dana komite di masing-masing sekolahnya.

Akibatnya bersama sejumlah guru dan alumni, Aljufri menuntut keadilan dengan mendatangi Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Baca juga: Polemik Dana Komite Sekolah di Poso Diadukan ke Gubernur Sulteng

Baca juga: Pasca Banjir Bandang di Salua, Relawan dan Masyarakat Bahu Membahu Bersihkan Material Lumpur

Kantor Gubernur Sulteng itu berlokasi di Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Dalam pertemuan itu, guru-guru tersebut didampingi Anggota DPRD Kabupaten Poso Muhammad Yusuf. 

Kedatangan guru dan alumni dari Poso ini diterima langsung Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tengah Yudiawati Abdullah.

Aljufri sangat menyesalkan tindakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso yang menahan dua kepala sekolah karena iuran komite. 

Baca juga: Ini Penjelasan PLN soal Listrik Sering Padam di Luwuk Utara

Menurutnya dalam Permendikbud, mengizinkan komite sekolah melakukan penggalangan dana untuk sejumlah keperluan. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved