Breaking News:

Fakta Baru Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur:Soal Tanda Trauma hingga Perbedaan Hasil Visum

Fakta-fakta baru dalam kasus dugaan pencabulan 3 anak oleh ayah kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, terungkap ada hasil visum yang berbeda.

Editor: Imam Saputro
handover
Ilustrasi - Fakta Baru Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur:Soal Tanda Trauma hingga Perbedaan Hasil Visum 

TRIBUNPALU.COM - Fakta-fakta baru dalam kasus dugaan pencabulan 3 anak oleh ayah kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, terungkap ada hasil visum yang berbeda. 

Kasus dugaan pencabulan tiga anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, kini ditemukan fakta baru.

Tim asistensi Mabes Polri menyatakan telah melakukan wawancara dengan petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Petugas yang dimintai keterangan merupakan pihak yang turut melakukan asesmen dan konseling kepada ketiga anak tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, mengatakan kedua petugas P2TP2A itu turut terlibat mendampingi ketiga anak yang diduga menjadi korban pencabulan pada 2019 lalu.

Berikut fakta baru seperti penuturan polisi sebagaimana dirangkum Tribunnews.com:

Tak Ada Tanda Trauma

Rusdi menyampaikan, kedua petugas berkesimpulan tidak ada tanda-tanda trauma yang dialami oleh ketiga anak tersebut.

"Di mana kegiatan asesmen tersebut dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2019, 9 Oktober 2019, dan 15 Oktober 2019."

"Dengan hasil kesimpulan, tidak ada tanda-tanda trauma pada ketiga korban terhadap ayahnya," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/10/2021), seperti diberitakan Tribunnews.com.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved