Breaking News:

Palu Hari Ini

PKL di Jl Cempedak Palu Direlokasi ke Dalam Pasar Inpres Besok, Ini Tanggapan Pedagang

Pasca-ditertibkan, ternyata masih ada sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di Jl Cempedak, Kecamatan palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan Sahril
Camat Palu Barat temui pedagang di Jl Cempedak, Kelurahan Siranindi Kecamatan Palu Barat Kota Palu Sulawesi Tengah, Jumat (15/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pasca-ditertibkan, ternyata masih ada sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di Jl Cempedak, Kecamatan palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (15/10/2021) siang.

Sehingga Camat Palu Barat, Kapau Bauwo, kembali mendatangi para pedagang untuk segera pindah berjualan di area Pasar Induk Inpres Manonda Palu.

"Besok kita akan buat mereka membuat peryataan agar tidak berjualan lagi di sepanjang Jl Cempedak. Karena kita sudah cek lokasi di pasar tenyata banyak tempat buat berjualan di sini," kata Kapau Bauwo kepada TribunPalu.com, Jumat sore.

Seorang pedagang di Jl Cempedak, Rajab, mengaku tidak mendapatkan tempat berjualan di area pasar.

Menyebabkan mereka nekat tetap berjualan di pinggir Jl Cempedak.

Baca juga: Permintaan Maaf Rachel Vennya Tuai Kritikan, Warganet Minta Proses Hukum Tetap Berlanjut

Baca juga: Muspika Sigi Biromaru Bahas Penanganan Covid-19

"Saya sudah pernah pindah ke sini. Tapi pernah barang daganganku hilang di curi disini," ungkap Rajab.

Rajab menambahkan, agar semua pedagang di sepanjang Jl Cempedak direlokasi.

Sebab, jika masih terdapat satu hingga dua orang yang berjualan di sana.

Maka, omzet pendapatan pedagang yang berjualan di dalam pasar akan berkurang.

"Percuma pak kalau hanya sebagian yang dipindahkan, dan masih ada yang berjualan di sana, sepi di sini pak," sebutnya.

Sementara itu, Kepala pasar Inpres Manonda Samu menjelaskan, banyak pedagang di Jl Cempedak tidak ingin pindah dengan alasan penuh.

Sedangkan area pasar Inpres Manonda dapat menampung 80 hingga 90 pedagang lagi.

"Ini luas, yang penting menjual. Jangan sudah di kasih tempat tapi tidak menjual," imbuh Samu. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved