Rachel Vennya Buka Suara setelah Ramai soal Kabur dari Karantina, Minta Maaf dan Mengaku Egois
Selebgram Rachel Vennya akhirnya buka suara setelah namanya ramai dibicarakan terkait kasus kabur dari karantina.
TRIBUNPALU.COM - Nama selebgram Rachel Vennya tengah menjadi sorotan publik.
Rachel Vennya diketahui kabur saat menjalani masa karantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Pusat.
Kekasih Salim Nauderer ini harus menjalani masa karantina setelah pulang dari Amerika Serikat.
Sesuai Addendum Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021, Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 18 Tahun 2021 dan SK Ka. Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 2021, Rachel seharusnya menjalani masa karantina selama delapan hari.
Baca juga: Komentar Menkes Soal Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina: Masuk Karantina Lagi dan Dihukum
Baca juga: Rachel Vennya Diduga Kabur Saat Karantina Dibantu Oknum TNI, Pangdam Jaya Turun Tangan
Diketahui Rachel Vennya pulang dari Amerika Serikat pada 21 September 2021.
Itu artinya, ia baru bisa pulang dan beraktivitas seperti biasa pada 30 September 2021.
Kaburnya Rachel Vennya dari Wisma Atlet terbongkar gara-gara unggahannya di media sosial.
Pada 24 September 2021, Rachel mengunggah foto dirinya tengah merayakan ulang tahun ke-26.
Ia merayakan hari kelahirannya itu bersama keluarga dan teman-teman terdekatnya.
Setelah sempat bungkam, ibu dua anak itu akhirnya buka suara.
Melalui fitur Instagram Story akun pribadinya, Rachel Vennya minta maaf.
Mantan istri Niko Al Hakim itu mengunggah tulisan putih dengan background hitam polos.
"Hallo teman teman semua..
Aku minta maaf sama kalian semua atas semua kesalahan aku," tulis Rachel di awal kalimat, Kamis (14/10/2021).
Baca juga: Soroti Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Satgas IDI: Jangan Merasa Punya Keistimewaan
Baca juga: Tidak Adanya Kejelasan dari Rachel Vennya Membuat Netizen Mendesaknya untuk Segera Klarifikasi
Ia mengakui jika terkadang tindakannya merugikan orang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/rachel-vennya-diduga-kabur-saat-karantina-dibantu-oknum-tni-pangdam-jaya-turun-tangan.jpg)