Breaking News:

Palu Hari Ini

Drainase Sering Meluap, Satgas K5 Lolu Selatan Bongkar Gorong-gorong di Jl Tanjung Santigi

Lurah Lolu Selatan Sahdin mengatakan, pembongkaran dilakukan untuk mencegah kembali terjadinya luapan air saat turun hujan.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Moh Salam
Handover/Lurah Lolu Selatan
Lurah Lolu Selatan bersama pengawas Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu menegur pemilik plat duiker di Jl Tanjunh Santigi, Kelurahan Lolu Selatan, Kacamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah di bongkar, Jumat (15/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sering terjadi luapan air hingga kebadan jalan, Satgas K5 Lolu Selatan membongkar plat duiker atau gorong-gorong di Jl Tanjung Santigi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Pembongkaran plat duiker itu dilakukan Jumat (15/10/2021) siang.

Lurah Lolu Selatan Sahdin mengatakan, pembongkaran dilakukan untuk mencegah kembali terjadinya luapan air saat turun hujan.

Sahdin bersama pengawas Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu mengimbau kepada pemilik gorong-gorong agar segera dilakukan pembongkaran.

Baca juga: Sambut Belajar Tatap Muka, 500 Siswa MTsN 1 Palu Ikuti Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Seluruh Fraksi DPRD Sigi Sepakati Ranperda Kabupaten Layak Anak

"Satgas K5 Kelurahan Lolu Selatan mendampingi pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu untuk memberitahu kepada pemilik plat duiker guna dilakukan pembongkaran," kata Sahdin, Jumat (15/10/2021).

Selain itu menurutnya, pembongkaran gorong-gorong tersebut juga untuk mempermudah pengerukan limbah dan sedimen yang ada di dalam drainase.

Sehingga aliran air kembali lancar melintasi dainase tersebut.

Baca juga: Targetkan Adipura, Lurah Tondo Palu Serahkan Armada Sampah untuk RW 06

"Pembongkaran plat duiker jalan itu untuk memudahkan pengerukan drainase Jl Tanjung Santigi yang sering meluap airnya ke jalan jika hujan," jelasnya.

Sahdin juga mengimbau kepada warga yang ingin memasang plat duiker jalan harus memberikan ruang setiap tiga meter.

Hal itu bertujuan memudahkan petugas melakukan pembersihan sedimen drainase.

"Sehingga pada saat dilokasi pekerjaan disampaikan kepada warga bila menutup atas drainase dengan plat cor, kalau bisa setiap jarak tiga meter diberikan lubang kontrol untuk memudahkan mengangkat sedimen," pungkas Sahdin. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved