China Ngotot dengan Misi 'Nol Covid' saat Negara Lain Pasrah Hidup Bersama Covid-19, Ini Strateginya
Penyebaran Covid-19 yang begitu cepat dan mudah untuk menular ke siapa saja tampaknya mustahil untuk dihindari.
TRIBUNPALU.COM - Sudah dua tahun virus corona atau COVID-19 melanda bumi.
Jutaan masyarakat dunia telah terinfeksi virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China tersebut.
Bahkan angka kematian akibat virus tersebut tidak bisa dibilang sedikit.
Penyebaran Covid-19 yang begitu cepat dan mudah untuk menular ke siapa saja tampaknya mustahil untuk dihindari.
Hal ini membuat sejumlah negara memilih menyerah dan hidup berdampingan dengan Covid-19.
Seperti misalnya Singapura dan Inggris yang telah membuka kembali negaranya, dan memilih hidup berdampingan dengan Covid-19 menggunakan prosedur yang ketat.
Baca juga: Malaysia Hadapi Periode Paling Mematikan di Masa Pandemi, Nyaris 10 Ribu Meninggal Dalam Sebulan
Namun, China justru memiliki sikap sebaliknya, bertentangan dengan banyak negara yang kini telah menyerah untuk menghilangkan Covid-19 dari negaranya.
China menjadi satu-satunya negara di dunia yang masih setia dengan strategi "Zero Covid".
Sementara itu, negara Asia lainnya, Singapura, bergerak ke arah sebaliknya, "Living with Covid".
Lantas apa kata pakar China tentang ini?
"Sistem untuk melindungi kesehatan lebih dari 1,4 miliar orang tidak mudah dibangun. Kita tidak bisa membiarkan semuanya berlalu," kata Li Ling, pakar penelitian kesehatan dan ekonomi di Universitas Peking.
Ia mengomentari kemungkinan China meninggalkan strategi "nol Covid".
China saat ini menerapkan tindakan karantina tanpa kompromi untuk mencegah risiko kebangkitan Covid-19.
Termasuk pelacakan, isolasi, blokade, dan pengujian luas setiap kali infeksi virus muncul.
Singapura, negara Asia Tenggara, telah mencabut pembatasan pertemuan sejak Agustus.
Baca juga: BTS Dikabarkan akan Gelar Konser di Indonesia, Ini Prediksi Harga Tiketnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/coronavirus-wuhan-china.jpg)