Palu Hari Ini
Buruh Transportasi Kontainer di Palu Ancam Mogok Kerja karena Solar Langka
Puluhan buruh transportasi mobil kontainer di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar aksi demonstrasi, Senin (1/11/2021) siang.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Puluhan buruh transportasi mobil kontainer di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar aksi demonstrasi, Senin (1/11/2021) siang.
Bersama sejumlah mahasiswa, mereka berunjukrasa di depan Gedung DPRD Sulteng Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.
Kedatangan mereka untuk meminta DPRD merespon soal kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Dalam aksinya, kalangan buruh kontainer mengancam bakal mogok kerja jika pemerintah tak bisa menuntaskan persoalan tersebut hingga Kamis (4/10/2021).
Koordinator Lapangan Aksi Abd Wahyudin mengatakan, massa aksi menuntut dua persoalan.
Pertama, penetiban sistem pendistribusian BBM, mobil siluman dan oknum-oknum yang terlibat dalam penimbunan solar subsidi.
Kedua, menuntut kejelasan terkait penjatahan sebesar Rp 250 ribu untuk setiap mobil.
"Ini sudah kedua kali kami menggelar aksi. Pertama tahun kemarin namun hingga saat ini belum ada solusi," kata Wahyudin.
Ia menambahkan, para supir kerap bingung perihal sistem pendistribusian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Terlebih beberapa waktu lalu ditemukan adanya penimbunan jenis solar di tangki mobil yang sudah termodifikasi.
"Pihak terkait harus menertibkan mobil-mobil siluman penyebab solar jadi langka. Di SPBU malah stok solar habis bukan karena pemakaian, tetapi berdasarkan jam operasional. Jam 10 pagi biasa sudah habis," ucap Wahyudin.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/puluhan-buruh-kontainer-gelar-aksi-soal-kelangkaan-bbm-jenis-solar-di-depan-gedung.jpg)