Sigi Hari Ini
Bupati Ingatkan ASN di Sigi Tak Ikut Penambangan Ilegal di Dongi-dongi
Bupati Sigi Mohamad Irwan mengingatkan ASN di lingkup Pemkab Sigi agar tidak terlibat penambangan ilegal di wilayah Dongi-dongi.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Bupati Sigi Mohamad Irwan mengingatkan ASN di lingkup Pemkab Sigi agar tidak terlibat penambangan ilegal di wilayah Dongi-dongi.
Dia sudah menyurat kepada kepala desa dan camat di wilayah Mareso Masagena
Irwan tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas kepada aparat pemerintah yang terlibat penambangan ilegal Dongi-dongi.
"Makanya dalam surat saya, kepada Kepala desa untuk tidak ikut mengelolah tambang di Dongi-dongi, kalau ada kedapatan kita akan berikan sanksi tegas," ungkap Irwan, Selasa (9/11/2021) siang.
Irwan menjelaskan, Tambang emas ilegal di Dongi-dongi merupakan persoalan pemerintah.
Baca juga: BPPW Sulteng Gucurkan Rp 3,6 M untuk 12 Kelurahan di Palu, Bantu Ekonomi Warga Terdampak Pandemi
Baca juga: Hari Pertama Pasar Murah di Kecamatan Ulujadi Palu, Warga Serbu Lapak Pedagang
Sebab lokasi tambang ilegal itu berada di kawasan Konservasi Taman Nasional Lore Lindu.
"Sekarang wilayah itu dijadikan galian tambang emas ilegal, kalau kita biarkan hingga 10 tahun mendatang akan habis daerah ini (Sigi, red) karena ketika orang menambang dan mengolah emas maka sisa limbahnya itu akan bercampur dengan aliran sungai," ujar Irwan.
Ketua Partai Golkar Sigi itu menyebutkan, akibat dari tambang ilegal di Dongi-dongi terjadi kerusakan lingkungan, tanah dan kawasan sungai.
Selain itu menurutnya, di lokasi tersebut bisa terjadi penyakit sosial seperti pencurian, perampokan bahkan prostitusi.
"Sebagai pemerintah sangat prihatin, apalagi tambang itu lokasinya berbatasan langsung dengan Kabupaten Sigi, saya juga sudah beberapa kali menyurat ke Pemerintah pusat tapi belum ada tanggapan," sebutnya.
Baca juga: Wali Kota Palu Bakal Jadi Pembicara di Webinar Kebencanaan
Irwan pun meminta dukungan dari Dewan Kesenian Sigi (DKS) untuk membantu pemerintah Sigi.
Dukungan itu berupa bentuk aktualisasi diri kedalam nilai seni.
Tentunya menurut Irwan, dukungan dari DKS Sigi ke pemerintah daerah seperti melalui seni teater, musik dan seni-seni lainnya.
"Harapan saya dari DKS Sigi agar dukungan itu bisa menyadarkan pemerintah bisa melalui seni nantinya," pungkasnya. (*)