Breaking News:

Pilkades di Banggai

Warga Longkoga Barat Unjuk Rasa di DPRD Banggai, Pertanyakan Keputusan DPMD soal Calon Kades

Demo masyarakat Desa Longkoga Barat di kantor DPRD Banggai terkait kemelut Pilkades, Selasa (23/11/2021).

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/ASNAWI ZIKRI
Demo masyarakat Desa Longkoga Barat di kantor DPRD Banggai terkait kemelut Pilkades, Selasa (23/11/2021). 

Masalah ini bermula dari gugatan salah satu bakal calon Kades bernama Raflin Dunggio, yang dinyatakan tidak lolos karena tidak syarat pembobotan tidak terpenuhi.

Raflin menilai salah satu calon Kades yang ditetapkan bernama I Nengah Sumadia, terindikasi memalsukan sejumlah SK untuk syarat pembobotan.

Sehingga Komisi 1 DPRD Banggai mengeluarkan kesimpulan untuk melakukan pembobotan ulang berdasarkan fakta-fakta pada rapat.

Baca juga: Berencana Buat Museum, Doddy Mengaku Ingin Selamatkan Barang Vanessa agar Tak Dijual Besannya

Yang kedua ada saran dari Kabag Hukum bisa menempuh jalur hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Makanya lembaga parlemen meminta untuk menunda tahapan Pilkades sambil menunggu keputusan berkekuatan hukum tetap atau inkhrah dari PTUN.

"Maka selesai lah urusan DPRD setelah kesimpulan dikeluarkan," kata Masnawati saat menerima pengunjuk rasa.

Setelah keputusan dikeluarkan, dia mengaku mendengar informasi bahwa Bupati Banggai mengambil kebijakan atas persoalan ini.

Kebijakan itu sebagai dasar untuk melakukan pembobobatan kembali kepada keduanya, baik Raflin Dunggio senagai pengadu dan I Nengah Sumadia sebagai teradu.

Masnawati mengungkapkan, dalam rapat menindaklanjuti kebijakan itu, Raflin Dunggio menyetujuinya, namun I Nengah tidak menerima.

Alhasil, panitia Pilkades tingkat kabupaten mengeluarkan keputusan terakhir setelah beberapa kali menggelar rapat tanpa kesepakatan kedua pihak.

Keputusannya adalah mendiskualifikasi keduanya dari kontesasi Pilkades di Desa Longkoga Barat.

"Saya sebagai Ketua Komisi sebenarnya keberatan dengan keputusan itu. Tapi langkah kami sudah kami ambil. Namun eksekutor adalah pihak eksekutif," kata dia. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved