Breaking News:

Palu Hari Ini

Wali Kota Palu Beri Petuah ke Mahasiswa KKN UIN Datokarama

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menghadiri pembekalan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari rumah Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Pemkot Palu
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid (kiri) menghadiri pembekalan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari rumah Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Rabu (24/11/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menghadiri pembekalan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari rumah Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Rabu (24/11/2021) siang.

Pelepasan itu dilakukan di ruang senat kampus UIN Datokarama Palu, Jl Diponegoro, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

Dalam sambutannya, Hadianto Rasyid menyampaikan, bahwa KKN merupakan momen bagi adik-adik mahasiswa untuk mengetahui dengan baik potensi yang ada di tengah masyarakat.

Dari potensi tersebut, nantinya bisa dipetakan sesuai dengan latar belakang keilmuan para mahasiswa UIN Datokarama Palu.

Selain potensi, melalui KKN juga para mahasiswa bisa mengidentifikasi masalah yang ada di tengah masyarakat.

Baca juga: Dana Pemda Rp 226 Triliun Nganggur di Bank Hingga November, Jokowi: Logikanya Enggak Kena

Baca juga: Terungkap Identitas Suami Velove Vexia, Seorang Pengusaha dan Merupakan Keponakan dari Milyuner Ini

Sehingga nantinya para mahasiswa betul-betul sudah mempersiapkan dirinya untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

"Masih ada waktu sebelum kita meninggalkan bangku kuliah. Potensi dan masalah harus teridentifikasi dengan baik. Kalau kita mampu melakukannya, berarti kita memiliki peluang yang bisa kita lakukan," kata Hadianto Rasyid.

Hadianto Rasyid berpesan agar para mahasiswa harus mampu menjalani KKN ini dengan sebaik-baiknya.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 kali ini.

KKN yang dilaksanakan berbeda dengan KKN sebelum bencana non-alam ini melanda.

"Manfaatkan sisa waktu yang ada. Jangan sampai setelah selesainya pendidikan S1 kita, kita tidak tahu mau jadi apa. Setelah kuliah, kita tidak boleh menjadi beban orang tua. Adik-adik adalah generasi penerus yang harus mampu mempersiapkan dirinya," pesan Hadianto Rasyid. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved