Breaking News:

Palu Hari Ini

Brimob Polda Sulteng Razia Tempat Hiburan Malam di Kota Palu

Siprovos Satbrimob Polda Sulteng menggelar Operasi Penegakkan, Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) tempat hiburan malam di Kota Palu.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Polda Sulteng
Siprovos Satbrimob Polda Sulteng menggelar Operasi Penegakkan, Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) di tempat hiburan malam di Kota Palu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Siprovos Satbrimob Polda Sulteng menggelar Operasi Penegakkan, Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) tempat hiburan malam di Kota Palu.

Patroli razia itu dalam menggencarkan dan penegakan disiplin bagi personil Brimob.

Kasi Provos Ipda Irfendi Fibrianto mengayakan, kegiatan tersebut dilakukan pada, Rabu (1/12/2021) Malam.

Dengan menyasar tempat hiburan malam di wilayah Kota Palu, Sulteng.

"Antaranya di lokasisasi Tondo, Cafe dan karaoke Fortune, En Club (Pool, Pub & Lounge) dan cafe 89 Palu," kata Ipda Irfendi Fibrianto di Asrama Brimob Palu, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kamis (2/12/2021) sore.

Baca juga: Besok, BPPW Sulteng Gelar Upacara Peringatan Hari Bhakti PUPR Ke-76

Baca juga: Rekap Lengkap Hasil BWF World Tour Finals: Minions Batal Tanding, PraMel Buka Asa Lolos ke Semifinal

"Kegiatan ini untuk mencegah dan mencari anggota yang melanggar aturan, dengan memasuki tempat hiburan malam yang bisa menurunkan kepercayaan masyarakat," tambahnya menuturkan.

Irfendi juga menuturkan, sebagai anggota Polri, personil Brimob harus memahami esensi nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam wujud komitmen moral. 

Karena aturan tersebut sudah tertuang dalam Kode Etik Profesi Polri, berisikan aturan-aturan kesatuan landasan etik atau filosofis.

Berkaitan dengan perilaku maupun ucapan mengenai hal-hal diwajibkan, dilarang, patut, atau tidak patut dilakukan oleh anggota.

Dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung jawab jabatan.

"Sehingga operasi ini merupakan kegiatan rutin, sebagai bagian dari pembinaan bagi personil dan menghindari pelanggaran," kata Ipda Irfendi Fibrianto.

"Jika ada personil yang kedapatan melakukan pelanggaran keras, akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku, tidak akan dilindungi atau diberi kemudahan," terangnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved