Breaking News:

Tahun Depan PPN Jadi 11 Persen, Harga Barang Mahal

PPN sendiri merupakan jenis pajak yang paling sering bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Penulis: Haqir Muhakir | Editor: mahyuddin
net
Ilustrasi pajak 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sudah menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Belakangan, RUU KUP ini berganti nama menjadi RUU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) dan kini sudah disahkan dalam rapat Paripurna DPR menjadi UU HPP.

UU HPP itu juga mengatur besaran tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) umum menjadi 11 persen dari sebelumnya 10 persen.

Kenaikan PPN ini mulai efektif berlaku 1 April 2022 (PPN naik 11 persen).

Tarif pun akan dinaikkan secara bertahap, berbalik dengan rencana awalnya yakni kenaikan PPN langsung 12 persen.

Dalam UU menyebut, tarif akan kembali naik menjadi 12 persen pada tahun 2025.

Baca juga: Penggunaan NIK Sebagai NPWP Akan Berlaku Penuh Mulai Tahun 2023

Di sisi lain, pemerintah mulai menerapkan sistem multi tarif PPN dengan rentang sekitar 5 persen hingga 15 persen.

PPN sendiri merupakan jenis pajak yang paling sering bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Ini karena hampir semua barang dijual di Tanah Air terkena pajak PPN.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, kenaikan tarif PPN di Indonesia masih lebih rendah dibanding negara lain secara global.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved