Palu Hari Ini

Resmob Polres Palu Tangkap Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Valangguni, Bawa Parang saat Beraksi

Resmob Tadulako Polres Palu bersama Polsek Palu Timur menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan di Kota Palu

Penulis: Ketut Suta | Editor: Moh Salam
Handover/Humas Polres Palu
Resmob Tadulako Polres Palu bersama Resmob Polsek Palu Timur dipimpin Kanit Resmob Aiptu Edy Suryono menangkap pelaku pencurian dan kekerasan di Kota Palu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Resmob Tadulako Polres Palu bersama Polsek Palu Timur menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan di Kota Palu.

Penangkapan itu dipimpin Kanit Resmob Aiptu Edy Suryono.

Pelaku H alias Lolo (25) diringkus di rumahnya Jl Tombolotutu, Kelurahan Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Kejadian pencurian dan kekerasan itu terjadi di Bukit Jl Soekarno-Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (10/12/2021) sore.

Penangkapan tersebut dilakukan atas dasar laporan polisi nomor LP-B/1067 /XII/2021/SPKT/POLRES PALU, Polda Sulteng tanggal 10 Desember 2021.

Kapolres Palu AKBP Bayu Indra Wiguno mengatakan, pihaknya menerima laporan dari korban saat kejadian, sehari setelahnya polisi menerima informasi.

Baca juga: Dicat Ulang, Taman Universitas Tadulako Kian Kece

Baca juga: Pengkab Cabor Dayung Parigi Moutong Butuh Dukungan Sarana Olahraga

Ia menyebutkan, terduga pelaku kasus pencurian dengan kekerasan itu sedang berada di rumahnya di Jl Tombolotutu.

"Atas perintah Kasat Reskrim Polres Palu AKP Ferdinand E Numbery, selanjutnya anggota Resmob Tadulako bersama Polsek Palu Timur langsung menuju ke tempat itu," kata AKBP Bayu Indra Wiguno, Minggu (12/12/2021).

Setibanya dirumah pelaku, polisi lansung menangkap dan membawa H ke Polres Palu.

Polisi pun menyita sejumlah barang bukti.

"Dari hasil introgasi H alias Lolo mengakui perbuatanya itu. Selain di Jl Soekarno-Hatta pelaku juga sudah melakukan aksi yang sama di wilayah Hutan Kota," jelas Bayu.

Barang bukti diamankan antara lain dua motor Yamaha Mio M3, parang beserta sarungnya, baju warna hitam, empat plat nomor motor dan satu unit Hp.

Baca juga: Tour de Banggai Digelar, Vivi Sosok Perempuan Pertama Mencapai Finish

Sebelumnya beredar video di media sosial, empat perempuan sedang membuat video konten, di bukit Jl Soekarno-Hatta.

Tiba-tiba datang seorang pria dengan mengenakan helm hitam, baju kaos hitam, dan celana puntung abu-abu.

Dengan menenteng parang di tangan kanannya, dan sarung parang terikat di pinggang.

Pria itu menghampiri empat perempuan tersebut saat sedang duduk-duduk sambil menaruh Hp, di belakang untuk merekam video.

Seketika perkumpulan itupun membubarkan diri dan berlarian usai dihampiri pria tersebut, setelah diancam menggunkan sebilah parang.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved