Update Gempa NTT: 346 Rumah Rusak, 770 Orang Mengungsi, 7 Orang Luka-luka
Berikut update terkini gempa bumi magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah NTT.
TRIBUNPALU.COM - Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021).
Setelah gempa tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya 120 gempa susulan yang terjadi.
Dari keseluruhan gempa susulan itu, lima di antaranya memiliki magnitudo di atas 5, yakni magnitudo 5,6 pada pukul 10.41 WIB, magnitudo 5,5 pada pukul 10.47 WIB, magnitudo 5,0 pada pukul 12.46 WIB, magnitudo 5,4 pada pukul 15.31, dan magnitudo 5,2 pada pukul 15.57.
"Menyikapi rangkapai gempa bumi susulan tersebut, BNPB mengimbau kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah terdampak agar tidak panik namun tetap waspada," ucap Abdul Muhari, Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/12/2021) malam.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melihat atau mengecek kondisi ruahnya masing-masing.
Dan apabila terdapat kerusakan struktur bangunan seperti dinding retak terbuka, plafon atap bergeser, dan tiang rumah maka sementara waktu sebaiknya tidak tinggal di rumah.
"Warga bisa mengungsi ke rumah kerabat, saudara atau tempat evakkuasi sementara yang disediakan oleh instansi dan otoritas setempat," katanya lagi.
Baca juga: Aktivitas di Kota Makassar Sudah Normal Kembali Seusai Diguncang Gempa NTT 7,4 SR Hari Ini
Baca juga: Ahli Geologi ITB Sebut Jika Gempa NTT 7,5 SR Berpotensi Tsunami, Kekuatannya Tidak Akan Begitu Besar
Sebanyak 346 rumah rusak

Sejauh ini, dari data yang dihimpun Pusdalops BNPB hingga Selasa (14/12/2021) pukul 22.15, Kabupaten Kepulauan Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan masih menjadi wilayah yang paling banyak melaporkan kerusakan bangunan rumah akibat gempa 7,4 magnitudo tersebut.
Setidaknya 346 rumah rusak. Perinciannya yakni 134 rumah mengalami rusak berat, dan 212 lainnya rusak ringan.
"Selain itu ada 3 unit gedung sekolah, 2 tempat ibadah, 1 rumah jabatan kepala desan dan 1 pelabuhan rakyat juga terdampak gempa bumi yang berpusat di 7.59 LS dan 122.24 BT," kata Abdul.
Sejauh ini, imbuhnya belum ada laporan korban jiwa. Akan tetapi, data korban luka yang dilaporkan sebanyak 7 orang.
"Enam orang adalah warga Kabupaten Kepulauan Selayar dan 1 orang warga Kabupaten Mangarai di NTT," tandasnya.
Di sisi lain, menurut laporan dari BPBD Kabupaten Sikka, terdapat warga Kabupaten Sikka yang mengungsi sebanyak 770 orang dengan rincian, ada 320 orang mengungsi di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, kemudian 150 orang di Gedung SIC dan 330 lainnya di Aula Rumah Jabatan Bupati Sikka di NTT.
Dari keseluruhan data akumulasi sementara, gempa bumi magnitudo 7,4 telah dirasakan dan berdampak pada 9 kabupaten di Provinsi NTT, 3 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan dan 6 kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara.