Tips Kesehatan
Berikut Panduan Aman Mengonsumsi Buah Bagi Penderita Diabetes
Penderita diabetes, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah-buahan untuk menunjang kesehatan, namun penderita diabetes harus selektif saat memilih.
TRIBUNPALU.COM - Buah dapat menjadi kudapan enak dan sehat karena diperkaya dengan vitamin dan berbagai nutrisi penting lainnya.
Jika dikonsumsi secara teratur, maka buah dapat memenuhi nutrisi harian Anda.
Mengonsumsi buah dikatakan lebih sehat daripada mengonsumi berbagai camilan yang dijual bebas di pasaran.
Hal ini karena buah segar tidak memiliki kandungan pengawet dan berbagai bahan kimia lainnya.
Mengonsumsi buah secara teratur juga dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Meski buah baik untuk kesehatan, namun memilih buah segar akan lebih tepat untuk mendapatkan manfaatnya daripada mengonsumsi buah beku, jus buah instan, serta camilankemasan dari buah.
Berbagai makanan dan minuman dari buah tersebut dapat mengandung gula tambahan yang akan memicu naiknya gula darah.
Bagi Anda yang memiliki riwayat diabetes, Anda pelu memperhatikan berbagai hal sebelum mengonsumsi buah-buahan, mulai dari jenis buah yang dipilih,tingkat kematangan hingga jumlah buah yang harus dikonsumsi.
Berikut panduan mengonsumsi buah bagi penderita diabetes,melansir dari Medical News Today:
Buah-buahan yang boleh dikonsumsi penderita diabetes
Tidak semua buah-buahan dapat dikonsumsi bagi penderita diabetes.
Hal ini dikarenakan meski tanpa diolah, beberapa buah-buahan segar dapat mengandung gula lebih banyak dari buah lainnya.
Buah buahan yang rendah gula terdiri dari alpukat,blackberry, ceri, jeruk bali,persik, buah pir, plum, buah ara, stroberi, anggur, buah kiwi, buah mangga, jeruk, kismis, pisang.
Saat mengonsumsi buah pisang, pilihlah buah pisang yang kurang matang.
Buah-buahan yang tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes
Meskipun kandungan gula tinggi dalam buah masih aman dikonsumsi untuk penderita diabetes,namun tidakada salahnya jika Anda juga berhati-hati.
Buah yang mengandung tinggi gula mulai dari kurma kering, semangka, nanas, pisang yang sangat matang.
Perlu dicatat bahwa buah-buahan berkarbohidrat tinggi mungkin masih memiliki lebih sedikit karbohidrat daripada makanan ringan lain yang kurang padat nutrisi.
Misalnya, satu pisang besar mengandung sekitar 30 gram (g) karbohidrat, sedangkan muffin cokelat mengandung sekitar 55 g.
Oleh karena itu, Anda harus membatasi asupan makanan berkarbohidrat tinggi lainnya sebelum memotong buah-buahan.
Lalu berapa banyak penderita diabetes boleh mengonsumsi buah?
Peneliti merekomendasikan bagi penderita diabetes untuk mengonsumsi setengah piring buah dan sayuran setiap harinya.
Setengah sisanya harus menjadi sumber protein dan pati serat tinggi, seperti kacang-kacangan atau biji-bijian.
Hal ini dikarenakan mengonsumsi serat serat secara cukup memainkan peran penting dalam mengelola diabetes.
Diet tinggi serat larut dapat memperlambat penyerapan gula dan mengontrol kadar gula darah.
Banyak buah-buahan yang tinggi serat, terutama ketika seseorang memakan kulit atau daging buahnya.
Kandungan serat dan air yang tinggi dari banyak buah membuat mereka mengenyangkan.
Diet yang mengandung cukup buah dan sayuran dapat mengurangi risiko obesitas, serangan jantung, dan stroke.
Banyak ahli juga merekomendasikan untuk memasukkan lemak sehat setiap kali makan untuk mendorong rasa kenyang dan meningkatkan penyerapan antioksidan dan vitamin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-buah-buahan.jpg)