Senin, 13 April 2026

Kerap Dianggap Sepele, Ternyata 8 Hal Ini Jadi Pemicu Nyamuk Datang ke Rumah Anda

Berikut ini delapan hal yang bisa jadi pemicu nyamuk masuk dan berserang di dalam rumah.

Muhammad Mahdi Karim via cosmosmagazine.com
Ilustrasi nyamuk 

TRIBUNPALU.COM - Nyamuk merupakan salah satu hama yang bisa memicu berbagai penyakit bagi manusia.

Oleh karena itu kehadiran nyamuk di dalam kerap membuat kesal dan tidak nyaman.

Memang, ada banyak produk pembasmi nyamuk yang dijual di pasaran. Akan tetapi, penting juga untuk mengetahui langkah pencegahan agar nyamuk tidak hadir di rumah.

Dilansir dari Family Handyman, Sabtu (25/12/2021), beberapa hal pun ternyata menyebabkan nyamuk datang ke rumah dan bersarang. Ketahui hal-hal tersebut untuk mencegah hadirnya nyamuk.

Baca juga: Cara Ampuh Usir Nyamuk dengan 7 Bahan Alami Ini, Minyak Kayu Putih hingga Serai

Baca juga: Kenapa Seseorang Lebih Sering Digigit Nyamuk Ketimbang Orang Lain? Ini 7 Alasannya

1. Tempat sampah yang terbuka

Sampah dan air yang terkumpul di tempat sampah saat dibiarkan terbuka, dapat menyebabkan nyamuk datang ke rumah Anda. Tempat sampah adalah tempat berkembang biak nyamuk, jadi jangan biarkan terbuka.

Tutup rapat tempat sampah untuk memenangkan perang melawan nyamuk.

2. Tanaman tertentu

Beberapa tanaman di kebun mungkin menjadi mercusuar bagi nyamuk. Bambu, talas, papirus, lili air, eceng gondok, dan selada air semuanya dapat menarik nyamuk, menurut Intelligent Living.

Jika Anda memiliki satu atau beberapa tanaman tersebut di halaman rumah, pertimbangkan untuk menggantinya dengan tanaman yang dapat mengusir nyamuk.

3. Genangan air di halaman rumah

Air yang tergenang adalah salah satu hal utama yang menarik nyamuk. Saat musim hujan, pastikan halaman rumah memiliki drainase yang baik.

4. Sampah dedaunan di halaman rumah

Sampah daun dan puing-puing batang kayu di halaman rumah adalah tempat berkembang biak yang baik bagi nyamuk karena melindungi mereka dari angin dan elemen lainnya, menurut Tailor Made Laws.

Sampah ini termasuk potongan rumput, gulma, tumpukan batang, ranting dan dahan, tumpukan daun, rumput tinggi yang belum dipotong, tumpukan kompos, serta area alami dan semak yang tidak terawat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved