Sabtu, 11 April 2026

Viral Video Satpam Tersambar Petir, Ahli Duga Benda Ini Jadi Penyebabnya: Bukan Ponsel dan HT

Sebuah video yang menampilkan seorang satpam tersambar petir di sebuah pabrik, viral di media sosial.

(DOK. ISTIMEWA)
Beredar video di media sosial seorang satpam tersambar petir ketika sedang bekerja. Dinarasikan, insiden itu terjadi di daerah Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat (24/12/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Viral di media sosial video yang yang menampilkan seorang satpam tersambar petir di sebuah pabrik.

Dalam video tersebut satpam terlihat berjalan di tengah hujan.

Satpam tersebut juga sedang membawa payung dan sedang berkomunikasi melalui handy talky (HT).

Secara tiba-tiba, petir menyambar satpam tersebut hingga mengakibatkan ledakan dan percikan api. Dia pun langsung ambruk. Beberapa orang di sekitar lokasi kemudian terlihat bergegas menolongnya.

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut adalah @romansasopirtruck di media sosial Instagram.

Sejumlah warganet menyebut, frekuensi HT diduga memicu satpam tersambar petir. Benarkah? Berikut penjelasan ahli. 

Baca juga: Fotonya Muncul saat Mayang Nyanyi di Acara 40 Hari Vanessa, Prof Bambang: Minta Panitia Klarifikasi

Baca juga: VIRAL! Detik-detik Pria Terseret hingga Terbang Setinggi 9 Meter Saat Main Layang-Layang

Penjelasan ahli

Terkait video tersebut, peneliti petir sekaligus Guru Besar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Dipl Ing Ir Reynaldo Zoro menjelaskan penyebab sambaran petir tersebut.

Menurut Zoro, ponsel atau HT tidak menyebabkan seseorang tersambar petir. Sebab, keduanya memiliki frekuensi yang berbeda.

"Mungkin itu mitos ya seolah frekuensi ponsel dan HT dengan petir itu nyambung, enggak ya. (Frekuensi) ponsel dan HT itu GHz (gigahertz) sedangkan petir maksimalnya hanya 100 MHz (megahertz), jadi tidak nyambung," kata Reynaldo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/12/2021).

Ia menjelaskan, petir hanya menyambar titik yang masuk dalam jarak sambarnya. Apabila petir kecil, maka jarak sambarnya pun kecil.

Payung dan truk jadi easy target

Dalam kasus yang terjadi pada satpam tersebut, payung yang digunakan satpam dinilai menjadi salah satu penyebab sambaran.

"Pemakaian payung menyebakan sasaran bertambah tinggi sehingga memungkinkan lebih mudah tersambar petir, karena lebih dekat ke lidah petir," ujarnya.

Berdasarkan analisisnya, truk-truk besar di sekitar lokasi juga bisa menjadi titik sambar petir, khususnya di daerah pertambangan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved