Breaking News:

Universitas Tadulako

Revisi Perjanjian, Prof Mahfudz Minta 4 Wakil Rektor Untad Tingkatkan Kinerja

Dia meminta Wakil Rektor Bidang Akademik Untad mendata jumlah mahasiswa angkatan lama kemudian mendorong mereka segera menyelesaikan studi. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
Handover
Rektor Universitas Tadulako Prof Mahfudz 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Mahfudz meminta empat wakil rektor untuk meningkatkan kinerja setelah penandatanganan revisi perjanjian. 

Dia meminta Wakil Rektor Bidang Akademik Untad mendata jumlah mahasiswa angkatan lama kemudian mendorong mereka segera menyelesaikan studi. 

"Saya harapkan wakil rektor bidang akademik mendorong mahasiswa angkatan lama menyelesaikan studi dan mempertimbangkan wisuda berbasis jumlah," kata Prof Mahfudz di ruang kerjanya, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu (12/1/2022). 

Prof Mahfudz juga meminta penataan kembali terkait kondisi kepegawaian dan keuangan kampus. 

Baca juga: Jeritan Petani Garam Talise Palu, Pendapatan Merosot hingga Resah dengan Ketidakpastian Hunian Tetap

Sesuai tugas Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Guru Besar Ilmu Pertanian itu menilai perlu ada pembaruan di setiap aspek. 

"Ke depan perlu duduk bersama dengan kepala biro untuk penyegaran semua lini. Telah banyak pejabat struktural perlu melakukan penyegaran. Minggu ini juga harus mengirimkan revisi OTK," ucap Prof Mahfudz. 

Menurut Prof Mahfudz, penandatanganan kinerja menjadi momentum intropeksi diri dan tanda persiapan sebelum memulai agenda-agenda lainnya di tahun 2022.

Ia menginstruksikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan untuk mengawal pelaksanaan program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar di tataran lembaga kemahasiswaan. 

Baca juga: Gelar Perjanjian Kinerja, Rektor Untad Ingatkan Pertanggungjawaban Dana

Terakhir, Prof Mahfudz meminta Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan lebih fokus terkait implementasi MoU. 

"Penandatanganan kinerja ini memberi makna mendalam bagi saya. Momen baik untuk menginstropkesi diri dari setiap output dan outcome unit yang telah menggunakan budget besar. Dana yang digelontorkan perlu ada laporan pertanggung jawabannya," ucapnya.(*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved