Virus Corona di Sulteng

Sekprov Faizal Mang Sebut Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Sulteng Mulai Melandai

Pj Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Faizal Mang mengatakan, tren peningkatan kasus Covid-19 saat ini mulai melandai.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan
Pj Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Faizal Mang membuka kegiatan high level meeting membahas pengendalian inflasi tahun 2022 hingga 2024. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pj Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Faizal Mang mengatakan, tren peningkatan kasus Covid-19 saat ini mulai melandai.

Terakhir, Faizal Mang mendapatkan informasi kasus Covid-19 di Sulteng tersisa satu orang.

Dan beberapa hari selalu terjadi nol kasus.

Itu dikatakannya saat membuka kegiatan High Level Meeting pengendalian inflasi daerah Sulawesi Tengah tahun 2022 hingga 2024.

Berlangsung di Hotel Santika, Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rabu (12/1/2022) pagi.

"Yang laporan masuk terakhir itu kemarin yang terkonfirmasi Covid-19 itu nol," ungkap Faizal Mang.

Faizal Mang menuturkan, dampak dari pandemi Covid-19 ini sangat memperparah sektor ekonomi daerah.

Baca juga: Harapan Ketua KPU Palu di HUT Ke-1 TribunPalu.com: Semoga Jadi Media Terpercaya

Faizal Mang menyebut, bahkan sektor ekonomi Indonesia pernah tembus sampai minus dua akibat pandemi Covid-19.

Olehnya, Faizal Mang mengharapkan agar Sulteng tidak kembali masuk dalam daerah dengan kasus Covid-19 tertinggi.

Mengingat dampak yang disebabkannya sangat parah diberbagai sektor.

"Ibu Mentri Keungan mengatakan pertumbuhan ekonomi kita itu bahkan mencapai minum dua, olehnya mari bersama-sama dapat mengendalikan Covid-19 ini," ujarnya

Faizal Mang menambahkan, upaya pengendalian Covid-19 di Sulteng itu dipengaruhi oleh vaksinasi.

Dimana vaksinasi di Sulteng sudah mencapai 70 persen.

Namun, tidak merata di 13 kabupaten/kota.

"Memang benar capai 70 persen sesuai target pemerintah pusat. Tapi itu tidak merata di kabupaten/kota, karena ada daerah tertentu yang diatas 70 persen, dan ada juga yang dibawah 70 persen," beber Faizal Mang. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved