Setelah Ceramahnya Diduga Dukung KDRT Viral, Oki Setiana Dewi Tulis Doa, Ungkap Permohonan Berikut
Pendakwah Oki Setiana Dewi mengunggah rentetan tulisan panjang seusai menjadi sorotan karena potongan ceramahnya viral di media sosial.
TRIBUNPALU.COM - Pendakwah Oki Setiana Dewi mengunggah rentetan tulisan panjang seusai menjadi sorotan karena potongan ceramahnya viral di media sosial.
Dalam ceramah tersebut, kakak YouTuber Ria Ricis itu dinilai menormalisasi KDRT hingga menuai kontroversi.
Meski tak memberi tanggapan langsung, Oki menuliskan doa panjang setelah dakwahnya tersebut ramai dibagikan di media sosial.

Dilansir akun Instagram @okisetianadewi, Kamis (3/2/2022), dibagikan sebuah foto ketika wanita tersebut tengah menjalani kegiatan keagamaannya.
Kemudian, di kolom keterangan dituliskan penjelasan mengenai kegiatan pada hari itu.
"Hari ini rapat bersama para sahabat di @maskanulhuffadz .. terimakasih untuk seluruh santri yang selalu sabar dan istiqomah bersama Al Quran, terimakasih untuk seluruh pengurus yang selalu melayani sepenuh hati dan terimakasih pada donatur yang memberikan hartanya untuk perjuangan Al Quran," tulis Oki.
Kemudian, Oki menuliskan doa berisi permohonan panjang kepada Tuhan.
Belum jelas apakah tulisan tersebut berkaitan dengan ceramahnya yang belakangan menuai hujatan.
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui hati kami..
Kami telah berkumpul karena cinta-Mu, dan berjumpa dalam ketaatan pada-Mu, dan bersatu dalam dakwah-Mu, dan berpadu dalam membela syariat-Mu..
Maka yaa Allah, kuatkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukkanlah jalannya, penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup, dan lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu..
Serta indahnya takwa kepada-Mu, dan hidupkan ia dengan ma’rifat-Mu, dan matikan ia dalam syahid di jalan-Mu..
Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah, kabulkanlah..," tulis Oki.
Adapun ceramah yang dimaksud merupakan video yang diunggah di akun TikTok @okisetianadewi13.
Ketika itu, Oki menceritakan kisah yang disebutnya berasal dari Jeddah, Arab Saudi.