KKB Papua

Penumpasan KKB Papua Kini Pakai Strategi Baru, Kapolda Papua: Kita di Belakang

Penumpasan kelompok separatis di Papua kini dilakukan dengan menggunakan strategi baru.

Youtube Tribun Timur
Foto Ilustrasi - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. 

TRIBUNPALU.COM - Penumpasan kelompok separatis di Papua kini dilakukan dengan menggunakan strategi baru.

Tak lagi dengan angkat senjata, tetapi menggunakan pola pendekatan kesejahteraan dan kebudayaan.

Tugas itu akan dilaksanakan oleh unsur yang tergabung dalam Operasi Rastra Samara Kasih (Rasaka) dan Operasi Damai Cartenz.

Kini, penumpasan KKB Papua pun telah memasuki babak baru.

Baca juga: Kekuatan KKB Papua Bocor, 2 Sosok Kejam Jadi Otak Penyerangan Terhadap Warga dan Aparat

Meskipun, masih ada gangguan di beberapa wilayah kabupaten pegunungan.

Para Bupati Berdiri di Depan

Dalam pelaksanaannya, Operasi Rasaka akan dilakukan di 23 Polres yang mencakup 24 kabupaten/kota.

Sedangkan Operasi Damai Cartenz akan dilakukan di lima kabupaten yang masuk dalam zona merah, yaitu Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nduga, Puncak dan Intan Jaya.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri dalam acara "Diskursus Pemolisian Polda Papua" di Jayapura, Selasa (15/5/2022) menyampaikan, cara lama untuk mengatasi KKB akan diubah karena terbukti tidak mampu menyelesaikan masalah yang ada.

Pemerintah daerah, khususnya para bupati, diminta untuktampil di depan agar masyarakat tidak merasa canggung terlibat dalam kegiatan kepolisian.

"Sudah bukan eranya kami polisi yang di depan. Sudah bukan era polisi sebagai pemain pengganti tapi kami mau mereka bekerja, kita di belakang," ujarnya.

Tidak hanya para bupati, seluruh unsur kemasyarakatan, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, akan dilibatkan dalam dua operasi tersebut.

Mengenai anggaran, Fakiri memastikan pendanaan kedua operasi murni menggunakan DPA Polda Papua yang didukung Mabes Polri.

"Saya juga berharap dengan kegiatan ini biarlah Pemda itu di depan dan kami semua percaya pemda mampu untuk mengajak semua masyarakat menuju kesejahteraan," kata Fakiri.

Komitmen Turunkan Angka Kekerasan

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved