Palu Hari Ini

Hadianto Rasyid Bagi-bagi Modal untuk Pelaku Usaha di Palu, Nilainya Rp 2 Juta

Program itu merupakan penguatan ekonomi terkhususnya bagi warga kurang mampu.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid meluncurkan program bantuan modal usaha bagi 1000 pelaku usaha. Program tersebut diluncurkan di halaman kantor Wali Kota Palu Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (21/2/2022) pagi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM,PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid meluncurkan program bantuan modal usaha bagi 1000 pelaku usaha.

Program tersebut diluncurkan di halaman kantor Wali Kota Palu Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (21/2/2022) pagi.

Mereka yang mendapatkan bantuan adalah warga terdampak bencana gempa dan tsunami 2018 silam dan pandemi Covid-19.

Hadianto Rasyid mengatakan, program itu merupakan penguatan ekonomi terkhususnya bagi warga kurang mampu.

"Memang bantuannya terbatas dalam tahun ini, akan tetapi kami berharap kita yang menerima bantuan di tahap pertama ini memanfaatkannya dengan baik," imbuh Hadianto Rasyid.

Baca juga: Penerapan PPKM Level 3, Pelayanan Simaleo Bergerak Ditunda Sementara Waktu

Suami Diah Puspita itu menambahkan, nilai bantuan Rp 2 juta diserahkan langsung melalui rekening penerima.

"Uang ini bisa menjadi nilai kecil maupun besar tergantung bagaimana perencanaan kita untuk mengelolah modal usaha atau dana yang kita terima," ujar Hadianto Rasyid.

Hadianto Rasyid menuturkan, kriteria penerima program itu ialah mereka yang belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah sejak 2019.

"Artinya, pemerintah hari ini menyasar keluarga kita yang sama sekali belum tersentuh. Jika kita sudah menerima bantuan ini, maka tidak boleh lagi menerima bantuan dalam waktu tiga tahun ke depan," sebutnya.

Olehnya, Hadianto Rasyid mengharapkan bantuan modal usaha itu dapat dipergunakan penerima dengan baik.

"Saya sangat berharap, betul-betul bisa menjadi agen percontohan modal usaha yang diberikan pemerintah untuk kita, oleh karenanya, berhati-hari menggunakan modal ini," tuturnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved